Arab Saudi Temukan Harta Karun di Madinah Senilai Rp8,3 Triliun

Merdeka.com - Merdeka.com - Pemerintah Arab Saudi mengumumkan temuan harta karun emas dan tembaga di wilayah Madinah, tepatnya di sekitar Aba Al-Raha. Temuan itu ditemukan Survei Geologi Saudi (SGS) pada Kamis pekan lalu.

Bukan hanya emas dan tembaga, tapi SGS juga menemukan sumber bijih tembaga yang terletak di empat lokasi di daerah Al-Madiq.

Dikutip dari Middle East Monitor, Selasa (20/9), temuan baru itu diperkirakan akan mendatangkan investasi lokal dan internasional sebesar USD533 juta atau Rp8,3 triliun dan membuka sekitar 4 ribu lapangan pekerjaan.

Temuan ini diyakini mampu membantu pertumbuhan di sektor pertambangan Arab Saudi. Selain itu, temuan ini juga dapat membantu visi 2030 Putra Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman (MBS) yang bertujuan untuk mendiversifikasi perekonomian Arab Saudi.

Sebelumnya pada Juli lalu, Menteri Industri dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi, Khalid Al-Mudaifer menyatakan negaranya berhasil menarik modal asing bagi industri pertambangan senilai lebih dari USD8 miliar atau Rp120,1 triliun.

Pada awal 2022, Saudi mengungkapkan ingin menarik investasi asing sebesar USD170 miliar atau Rp2.553 triliun sebelum akhir dekade ini. Namun laju pengembangan dan pertambangan yang melambat semenjak 2018, membuat sumber mineral Arab Saudi bernilai sekitar USD1,7 triliun.

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan [pan]