Arab Saudi Tolak Laporan soal Pembunuhan Jamal Khashoggi ke Kongres AS

Lis Yuliawati
·Bacaan 2 menit

VIVAKementerian Luar Negeri Arab Saudi telah mengikuti laporan yang diajukan ke Kongres Amerika Serikat, terkait pembunuhan keji warga Saudi Jamal Khashoggi.

Hal itu dikemukakan Kementerian Luar Negeri Arab Saudi dalam keterangan tertulis dan lewat akun resminya di Twitter, Sabtu, 27 Februari 2021.

Kementerian menyebutkan, pemerintah Kerajaan Arab Saudi sepenuhnya menolak penilaian negatif, salah, dan tidak dapat diterima dalam laporan yang berkaitan dengan kepemimpinan Kerajaan, dan mencatat bahwa laporan tersebut berisi informasi dan kesimpulan yang tidak akurat.

Kementerian menegaskan, apa yang sebelumnya diumumkan oleh otoritas terkait di Kerajaan bahwa ini adalah kejahatan yang menjijikkan dan pelanggaran mencolok terhadap hukum dan nilai Kerajaan. Kejahatan ini dilakukan oleh sekelompok individu yang telah melanggar semua peraturan dan otoritas terkait dari lembaga tempat mereka bekerja.

"Otoritas terkait di Kerajaan mengambil semua tindakan yang mungkin dalam sistem hukum kita untuk memastikan bahwa individu-individu ini diselidiki dengan benar, dan untuk memastikan bahwa keadilan ditegakkan," tulis Kementerian Luar Negeri Arab Saudi dalam akun resminya di Twitter @KSAmofaEN, Sabtu, 27 Februari 2021.

Kementerian menyebutkan, orang-orang yang bersangkutan dihukum dan dijatuhi hukuman oleh pengadilan di Kerajaan, dan hukuman ini disambut baik oleh keluarga Jamal Khashoggi. "Semoga dia beristirahat dalam damai," tulis Kementerian.

Kementerian sangat menyayangkan laporan ini, dengan kesimpulan yang tidak dapat dibenarkan dan tidak akurat, dikeluarkan sementara Kerajaan dengan jelas mengecam kejahatan keji ini.

Menurut Kementerian, kepemimpinan Kerajaan mengambil langkah yang diperlukan untuk memastikan bahwa tragedi seperti itu tidak akan pernah terjadi lagi. Kerajaan menolak tindakan apa pun yang melanggar kepemimpinan, kedaulatan, dan independensi sistem peradilannya.

Kementerian Luar Negeri menegaskan bahwa kemitraan antara Kerajaan Arab Saudi dan Amerika Serikat merupakan kemitraan yang kuat dan langgeng. Kemitraan ini telah berkembang selama hampir delapan dekade atas dasar saling menghormati.

Lembaga di kedua negara pun telah bekerja dengan tekun untuk memperdalam hubungan ini di semua aspek, melalui peningkatan kerja sama dan konsultasi untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas di kawasan dan dunia. "Kami berharap dapat mempertahankan landasan abadi yang telah membentuk kerangka kerja kemitraan strategis yang tangguh antara Kerajaan dan Amerika Serikat," tulis Kementerian.