ArcelorMittal Tarik Biaya Rp41,4 Triliun untuk Operasi di Eropa

Paris (AFP/ANTARA) – Produsen baja terkemuka, ArcelorMittal, pada Jumat mengatakan bahwa pihaknya mengambil biaya sekitar 4,3 miliar dolar Amerika (sekitar Rp41,4 triliun) untuk menunjukkan jatuhnya nilai dari operasi Eropa yang disebabkan karena lemahnya permintaan di wilayah tersebut.


Perusahaan itu mengatakan biaya non-tunai yang akan diambil pada kuartal keempat "dikarenakan ekonomi makro dan situasi pasar yang lemah di Eropa, yang menunjukkan permintaan baja menurun sekitar 8 persen pada tahun ini, membawa penurunan permintaan kumulatif menjadi sekitar 29 persen sejak 2007."


ArcelorMittal mengatakan bahwa utang bersih dan laba usaha, serta kesepakatan perjanjian utang, akan dipengaruhi oleh penurunan tersebut.


Namun penurunan tersebut akan mempengaruhi laba bersih perusahaan, yang akan dilaporkan pada 6 Februari.


Aturan perhitungan internasional mewajibkan perusahaan untuk secara berkala menyesuaikan dalam nilai aset rekening mereka dengan nilai pasar saat ini.


ArcelorMittal mengatakan kondisi melemahnya permintaan di Eropa, dan perkiraan yang menyebutkan bahwa hal itu akan bertahan dalam jangka dekat dan menengah, menyebabkan revisi nilai yang turun pada bisnis di Eropa.


Sebaliknya, ArcelorMittal mengatakan bahwa konsumsi baja AS meningkat hingga 8 persen pada tahun ini, dan saat ini hanya 10 persen di bawah tingkat tahun 2007, ketika krisis keuangan global mulai melanda.


ArcelorMittal melaporkan rugi bersih pada kuartal ketiga senilai 709 juta dolar Amerika (sekitar Rp6,83 triliun), dan mengatakan bahwa pemangkasan utang secara besar-besaran, yang mencapai 23,2 miliar pada akhir September, kini menjadi prioritas utama.


Saham ArcelorMittal turun 3,10 persen lebih dalam perdagangan awal menjadi 12,80 euro (sekitar Rp163.175) ketika indeks CAC 40 Paris turun 0,18 persen.(dh/ml)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...