Ardhito Pramono, Ditangkap karena Ganja dan Sempat Berselisih dengan TV Korea

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Penyanyi Ardhito Pramono ditangkap polisi terkait kasus narkoba.

Penangkapan itu dibenarkan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan.

"Iya (AP adalah Ardhito Pramono)," kata Kombes Pol Endra Zulpan kepada wartawan, dikutip Rabu (12/1/2022).

Sementara itu, keterangan dari Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo mengungkapkan, AP adalah seorang publik figur, artis film sekaligus penyanyi.

Dalam keterangan terpisah, Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKPB Danang Setiyo mengatakan, AP diamankan di kawasan Jakarta Timur.

"Kami amankan di kediamannya di kawasan Jakarta timur," kata Danang.

Kepemilikan Ganja

Ardhito Pramono (Sumber: Instagram/ardhitopramono)
Ardhito Pramono (Sumber: Instagram/ardhitopramono)

Namun, Danang belum bisa menjelaskan lebih lanjut terkait penangkapan itu.

"Akan kami sampaikan dalam waktu dekat, saat ini tim penyidik sedang mendalaminya terkait penangkapan tersebut," terangnya.

Menurut keterangan dari Danang, Ardhito Pramono menggunakan narkoba jenis ganja.

"Terkait (ganja)," kata Danang dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (12/1/2022).

Masalah Royalti

Penyanyi Ardhito Pramono beraksi pada Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2020 di Jakarta, Sabtu (29/2/2020). Ardhito membawakan sejumlah lagu seperti Bila, Bitter Love, dan Fake Optics. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Penyanyi Ardhito Pramono beraksi pada Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2020 di Jakarta, Sabtu (29/2/2020). Ardhito membawakan sejumlah lagu seperti Bila, Bitter Love, dan Fake Optics. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Sebelumnya,Ardhito Pramono sempat mengeluh di Instagram Stories. Menurutnya, lagunya digunakan menjadi backsound tayangan TV Korea Selatan tanpa izin.

Pihak dari salah satu tayangan yang disebut-sebut, 3 Meals A Day, langsung bereaksi menanggapi tuduhan ini. Lewat unggahan di Instagram resmi mereka, acara dari tvN tersebut menjelaskan bahwa mereka sudah melakukan prosedur yang benar, termasuk pembayaran royalti.

"Lagu 'Bitter Love' yang dalam beberapa laporan diklaim telah digunakan tanpa izin, adalah sebuah lagu yang dipercayakan kepada Asosiasi Hak Cipta Musik Korea dan kami telah membayar uang penggunaannya dengan izin dari Asosiasi Hak Cipta Musik Korea," begitu pernyataan dari acara TV ini.

"Izin untuk lagu-lagu Ardhito Pramono yang digunakan oleh show 'Three Meals a Day' ternyata sudah dilakukan oleh pihak produksi dari acara tersebut bahkan pihak 'Three Meals a Day' telah membayar izin lagu lagu tersebut ke Asosiasi Musik Korea," begitu pernyataan yang diunggahnya di Instagram Story, Sabtu (10/4/2021).

Tak berhenti sampai di sini. Ardhito menyebut sebuah hal yang menurutnya merupakan kejanggalan. Ia lalu menyenggol label yang menaunginya.

"Anehnya, saya sebagai produser & pencipta lagu tidak pernah mendapatkan info tentang lagu-lagu yang digunakan. Mohon sekali @sonymusicid bersama @sonymusickorea bekerja sama dalam hal ini," kata dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel