Area Dekat Kantor PM Inggris Sempat Lockdown Akibat Paket Misterius

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, London - Area pusat kota London sempat lockdown karena ditemukannya paket misterius di Whitehall yang tak jauh dari Downing Street.

Downing Street adalah tempat tinggal resmi Perdana Menteri Inggris.

Dilaporkan The Sun, Rabu (8/9/2021), saksi mata menyebut melihat unit penjinak bom di lokasi, bahkan robot di area investigasi polisi.

Banyak gedung-gedung pemerintah di Whitehall dan Downing Street. Salah satunya adalah Kementerian Pertahanan.

Petugas menyebut melihat barang misterius dibuang di area tersebut. Namun keadaan dipastikan sudah terkendali.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Keterangan Polisi

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson berjalan keluar dari 10 Downing Street untuk memberikan pernyataan pada hari pertamanya kembali bekerja di London, Senin (27/4/2020). Ini menjadi kemunculan pertama PM Johnson di depan publik setelah hampir sebulan terinfeksi COVID-19.  (DANIEL LEAL-OLIVAS/AFP)
Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson berjalan keluar dari 10 Downing Street untuk memberikan pernyataan pada hari pertamanya kembali bekerja di London, Senin (27/4/2020). Ini menjadi kemunculan pertama PM Johnson di depan publik setelah hampir sebulan terinfeksi COVID-19. (DANIEL LEAL-OLIVAS/AFP)

Polisi berkata sempat menerapkan cordon (penjegatan) di area jalan Whitehall. Hal itu dilakukan saat memeriksa paketnya.

"Tepat sebelum 11.00 pagi, Rabu, 8 September, petugas yang bekerja di daerah Downing Stret melihat ada barang yang dibuang di Whitehall," tulis pernyataan polisi.

"Cordon diterapkan di lokasi saat asesmen dilaksanakan untuk memastikan apakah barang itu mencurigakan," lanjut politi.

"Barang itu telah diperiksa dan tidaklah mencurigakan. Cordon sedang dicabut."

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel