Arema FC Gelar Evaluasi Usai Tersingkir dari Piala Menpora

Luzman Rifqi Karami, Lucky Aditya (Malang)
·Bacaan 1 menit

VIVAArema FC pulang ke Malang usai tersingkir dari Piala Menpora 2021. Pelatih sementara Arema, Kuncoro mengatakan ada beberapa catatan yang menjadi bahan evaluasi yang harus diperbaiki, sebelum tampil di Liga 1 mendatang.

"Evaluasi terutama di masalah kondisi, pertama kita ini baru berkumpul jadi sulit mengatur organisasi tim. Pemain yang datang dari Timnas juga hanya bergabung 5 hari, terus kita tampil di Piala Menpora. Selama masa latihan kita latihan dengan pemain-pemain dari akademi. Itu memang bukan alasan tetapi memang itu kondisinya," kata Kuncoro, Rabu, 31 Maret 2021.

Di ajang ini memang kekuatan tim belum sempurna. Skuad Arema FC didominasi oleh pemain-pemain muda. Mereka hanya mengandalkan pemain-pemain Timnas yang terlambat bergabung dan beberapa pemain senior serta dua pemain asing yang masih seleksi.

"Jelas kita sedang mempersiapkan untuk kompetisi. Nanti pelatih kepala juga akan datang, dan kita evaluasi hasil dari Piala Menpora. Ke depan pemain harus bekerja keras. Ini untuk masukan ke pelatih kepala, pemain semua harus ditingkatkan," ujar Kuncoro.

Kuncoro mengatakan, dengan hasil hanya satu poin dari tiga pertandingan jelas Singo Edan butuh tambahan pemain untuk Liga 1. Status pemain asing sendiri juga belum aman. Nanti, pelatih kepala yang akan menentukan nasib mereka. Sementara tim asisten pelatih akan memberikan masukan dan rapor pemain selama Piala Menpora.

"Ini seleksi pemain asing, semua belum kita kontrak. Dan Caio (Ruan) kita tahu sendiri, dia juga masih kelelahan. Chemistry belum terbentuk karena semua baru kumpul. Kalau Bruno Smith dia baru datang dari Brasil satu hari langsung ke Solo. Jelas kita akan tambah pemain berdasarkan hasil evaluasi," tutur Kuncoro.