Arema FC Ikut Sosialisasikan PSBB Malang Raya

Bola.com, Malang - Malang Raya dalam waktu dekat akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Aturan tersebut disambut baik oleh klub Liga 1, Arema FC.

Keputusan menerapkan PSBB di Malang Raya telah mendapat persetujuan dari Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, pada Senin (11/5/2020). Hal tersebut tertuang dalam SK Menteri Kesehatan Nomor HK 01.07/Menkes/239/2020 untuk PSBB di wilayah Malang Kota, Kabupaten dan Kota Batu.

Arema bergerak cepat merespons keputusan tersebut. Manajemen tim berjuluk Singo Edan itu tergerak untuk ikut melakukan sosialisasi. Sehingga saat tanggal penerapannya sudah ditentukan, warga Malang Raya dalam keadaan siap.

Saat ini, tiga pimpinan daerah di Malang Raya masih menggodok sistem kerja PSBB dan sanksi bagi yang melanggar. Manajemen Arema FC memberikan empat himbauan. Apalagi warga Malang Raya sebagian besar adalah Aremania.

“Yang pertama, kita harus tetap tenang. Karena hal ini (PSBB) dilakukan untuk memutus mata rantai COVID-19 agar cepat berlalu,” jelas Media Officer Arema, Sudarmaji.

 

Jaga Kesehatan

Bek anyar Arema FC, Matias Malvino. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Yang kedua, Arema menganjurkan kepada semua warga untuk tetap menjaga kesehatan. Sebab, virus corona mengharuskan semua warga tetap sehat agar tidak berisiko tinggi ketika terjangkit.

“Jadikan momen ini untuk peduli terhadap kesehatan kita. Mari menjaga tubuh dengan meningkatkan imunitas. Tentunya olahraga juga dilakukan. Meskipun dari rumah,” lanjutnya.

Poin ketiga, tentunya memahami sifat PSBB yang membatasi interaksi sosial. Anjuran selama ini agar tidak keluar rumah harus lebih dipatuhi.

“Jangan keluar rumah jika memang tidak penting. Karena semakin banyak berinteraksi dengan orang, maka kemungkinan terpapar Covid-19 kian besar,” sambungnya.

Harapkan Peran Aktif Aremania

Aremania di tribune VVIP dan VIP Stadion Kanjuruhan terlihat penuh saat pertandingan melawan Persija (23/11/2019). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Terakhir, Sudarmaji berharap Aremania juga berperan aktif. Tentunya untuk menjaga wilayahnya masing-masing, sehingga tidak banyak warga yang melanggar PSBB ini.

“Mari menjaga kampung masing-masing. Kalau perlu dengan memakai atribut Arema untuk menunjukkan kesolidan dalam mendukung PSBB dan memutus rantai penyebaran Covid-19,” tegasnya.

Saksikan video menarik di bawah ini: