Arema FC istirahatkan Eduardo Almeida

Manajemen Arema FC secara resmi mengistirahatkan pelatih asal Portugal, Eduardo Almeida sebagai arsitek skuad berjuluk Singo Edan, setelah kinerja pria berusia 44 tahun tersebut dievaluasi.

Manajer Arema FC Ali Rifki dalam keterangan resmi yang diterima ANTARA dari Kota Malang, Jawa Timur, Senin, mengatakan bahwa langkah untuk mengistirahatkan Almeida, dikeluarkan usai seluruh jajaran manajemen menyetujui keputusan itu.

“Keputusan ini resmi ditegaskan setelah semua jajaran pimpinan dan manajemen Arema FC mengevaluasi kinerja pelatih kepala,” kata Ali.

Baca juga: Arema FC boyong 23 pemain untuk hadapi Barito Putera

Ali menjelaskan, manajemen menyampaikan terima kasih atas dedikasi pelatih asal Portugal tersebut kepada Arema FC yang mampu menggoreskan sejarah prestasi dalam perjalanan Singo Edan pada kompetisi musim 2021-2022 dan membawa tim kebanggaan warga Malang Raya itu menjuarai turnamen pramusim Piala Presiden 2022.

Menurutnya, manajemen Arema FC menunjuk Kuncoro sebagai caretaker atau pelatih sementara untuk mengganti pelatih asal Portugal tersebut. Sebelumnya, Kuncoro merupakan asisten pelatih tim Singo Edan.

“Sebagai pengganti Almeida manajemen menunjuk Coach Kuncoro sebagai caretaker untuk meng-handle tim bersama asisten coach yang lain,” katanya.

Ia menambahkan, alasan manajemen Arema FC untuk mengambil keputusan tersebut antara lain adalah proses evaluasi yang telah dilakukan. Dengan keputusan tersebut, juga dibutuhkan kondisi dan situasi yang segar dalam tubuh tim agar skuad Singo Edan mampu berada di puncak performa.

Refresh ini penting agar tim kembali pada jalur target yang dicanangkan manajemen yakni setiap laga adalah final dan raih poin maksimal,” ujarnya.

Baca juga: Ganti pelatih itu tak mudah, kata manajemen Arema FC

Ali menambahkan, Eduardo Almeida saat ini diistirahatkan dan tidak melatih tim Singo Edan. Namun, Almeida masih belum putus kontrak dengan Arema FC. Arema FC hingga saat ini juga masih berkewajiban penuh untuk membayar gaji Almeida meskipun ia tidak lagi melatih Singo Edan.

Dalam kesempatan itu, manajemen juga menyampaikan permohonan maaf kepada banyak pihak jika keputusan yang diambil manajemen merugikan pihak lain dan memohon agar semua pihak dapat menerima keputusan tersebut termasuk soal penunjukan caretaker Arema FC

“Mari Aremania kita dukung langkah refresh di tim yang kita cintai ini. Kita dukung dengan hal yang positif agar Arema FC berprestasi,” katanya.

Saat ini tim Singo Edan berada di urutan ke-8 dengan mengantongi 11 poin. Hasil itu didapatkan dari tiga kali menang, dua kali imbang dan tiga kali kalah. Pada pekan ini, Arema FC akan menjamu Persib Bandung pada laga lanjutan yang akan digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (11/9).

Baca juga: Eduardo Almeida tegaskan tidak akan mundur dari Arema FC