Arema FC Menepis Anggapan Menumpuk Stoper Jelang Piala Menpora

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Malang - Proses perekrutan pemain Arema FC sudah tak lagi dilakukan oleh manajemen pada pekan terakhir jelang Piala Menpora 2021. Dari komposisi yang sudah ada, tim berjulukan Singo Edan itu terkesan menumpuk pemain di posisi stoper. Namun, Arema FC menepis anggapan telah menumpuk pemain-pemain di posisi bertahan itu.

Saat ini, Arema FC memiliki tujuh stoper yang sudah bergabung. Bagas Adi Nugroho, Caio Ruan, Ikhfanul Alam, M. Roby, Aji Saka, Ikhwan Ciptadi, dan Ikhsan Hidayat Marzuki. Komposisi ini boleh dibilang seperti kebalikan dari skuat Arema FC dalam beberapa tahun terakhir, yang mana Singo Edan kerap krisis stoper.

Tidak jarang dalam kondisi tersebut Hanif Sjahbandi, Vikran Akbar, dan Jayus Hariono, harus dipaksa turun dari posisi gelandang menjadi stoper dadakan. Sepertinya Arema FC trauma dengan pengalaman tersebut. Hasilnya, mereka ingin memiliki deretan stoper untuk ajang pramusim yang dimulai 21 Maret mendatang itu.

Ketika dikonfirmasi mengenai keberadaan tujuh stoper yang ada di dalam tim saat ini, pelatih sementara Arema FC, Kuncoro, tidak setuju jika timnya disebut menumpuk pemain bertahan. Ia mengaku beberapa pemain statusnya belum dikontrak selama satu musim. Beberapa di antaranya masih berstatus seleksi atau hanya dikontrak untuk Piala Menpora saja.

"Kalau lebih detailnya, sebenarnya kami tidak menumpuk stoper. Nanti yang siap bermain di Piala Menpora ada Bagas, Roby, Alam, Aji Saka, dan Ikhwan. Kalau Caio cedera, sementara Ikhsan berstatus seleksi," tegas sosok yang sebenarnya merupakan asisten pelatih Arema FC itu.

Berubah Saat Liga 1 2021

Skuat Arema FC saat latihan jelang keikutsertaan di Piala Menpora 2021. (Bola.com/Iwan Setiawan)
Skuat Arema FC saat latihan jelang keikutsertaan di Piala Menpora 2021. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Artinya, komposisi pemain bertahan Arema FC untuk Piala Menpora 2021 dihuni hanya lima pemain. Sementara pada musim lalu, Singo Edan hanya mengontrak empat pemain stoper saja.

"Ini juga untuk proses menuju Liga 1. Sebagian masih dipantau untuk Piala Menpora. Belum dikontrak sampai Liga 1," ujarnya.

Setelah Piala Menpora, pasti ada pemain bertahan yang dilepas. Siapa yang memiliki kemampuan dan sesuai kebutuhan tim, bakal dipertahankan. Biasanya, Arema FC juga tidak menggaransi pemain yang sudah dikontrak semusim bisa merampungkan kontraknya di Malang.

Ada juga yang dilepas dengan status pinjaman. Pada musim 2020, ada Ganjar Mukti, Alfin Tuasalamony, dan Pandi Lestaluhu yang dilepas dengan status pinjamna. Namun, mereka tidak kembali ke Arema FC pada masa peminjamannya berakhir.

Video