Arema FC Vs PSIS, Leg Kedua Semifinal Piala Presiden 2022: Uji Ketajaman Mahesa Jenar Vs Tembok Kukuh Singo Edan

Bola.com, Malang - Satu tiket final Piala Presiden 2022 akan ditentukan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Senin (11/7/2022). Semifinal leg kedua antara Arema FC dengan PSIS Semarang akan digelar di sana.

Arema sudah punya modal kemenangan 2-0 di kandang PSIS pada Kamis (7/7/2022).

Tapi diprediksi laga ini tetap sengit. PSIS akan habis-habisan membalas kekalahan di Semarang.

Pelatih PSIS, Sergio Alexandre mengaku jika masih ada kans bagi timnya untuk melaju ke final.

Caranya, memacu lini depan untuk memburu banyak gol di Malang. Namun hal itu tak semudah membalik telapak tangan. Lantaran yang dihadapi adalah pertahanan tangguh Arema FC.

Ulasan Head to Head

Laga uji coba antara PSIS Semarang vs Arema FC di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (4/6/2022) sore WIB. (Dok. PSIS Semarang)
Laga uji coba antara PSIS Semarang vs Arema FC di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (4/6/2022) sore WIB. (Dok. PSIS Semarang)

Kali ini Bola.com mengulas head to head lini depan PSIS melawan pertahanan Arema FC. ini jadi yang paling seru. Sebenarnya, Laskar Mahesa Jenar, julukan PSIS punya catatan luar biasa untuk urusan produktivitas gol di Piala Presiden.

Mereka sementara jadi tim paling subur dengan 16 gol yang sudah dicetak. Tapi, ada sebuah persoalan mereka hadapi ketika melawan Arema.

Pada leg pertama, mereka kurang beruntung. Sejumlah peluang yang didapat ada yang belum menemui sasaran. Sedangkan 8 shot on target yang diciptakan bisa diselamatkan kiper Arema, Adilson Maringa dan bek Sergio Silva.

PSIS Minus Fortes

Ekspresi pemain PSIS, Carlos Manuel Dos Santos Fortes, setelah Wahyu Prasetyo mencetak gol kedua ke gawang Dewa United FC dalam lanjutan babak penyisihan Piala Presiden 2022 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah. Jumat (17/6/2022). (Bola.com/Bola.net/Arief Bagus)
Ekspresi pemain PSIS, Carlos Manuel Dos Santos Fortes, setelah Wahyu Prasetyo mencetak gol kedua ke gawang Dewa United FC dalam lanjutan babak penyisihan Piala Presiden 2022 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah. Jumat (17/6/2022). (Bola.com/Bola.net/Arief Bagus)

Upaya PSIS memburu banyak gol di Malang juga menemui kandala. Striker tersubur mereka, Carlos Fortes harus absen lantaran cedera hamstring.

Dia tak bisa melanjutkan pertandingan leg pertama di Semarang karena cedera itu. Sebuah kehilangan besar. Karena Fortes mencetak 5 gol dan 2 assist. Ini jadi kali pertama Fortes absen dalam laga Piala Presiden.

Jadi, PSIS bertumpu pada Hari Nur Yulianto sebagai penggantinya.

Penyerang Lokal

Pemain PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto (kiri) berebut bola dengan pemain Persikabo 1973, Didik Wahyu dalam laga pekan ke-12 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Manahan, Solo, Kamis (18/11/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pemain PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto (kiri) berebut bola dengan pemain Persikabo 1973, Didik Wahyu dalam laga pekan ke-12 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Manahan, Solo, Kamis (18/11/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bukannya meremehkan kualitas Hari Nur. Pemain 32 tahun ini sudah mencetak 2 gol di Piala Presiden. Namun lini depan PSIS lebih tajam ketika Fortes dipasang.

Tapi tak ada pilihan lain saat Fortes absen. Mereka juga berharap dua wingernya untuk lebih aktif menyuplai Hari Nur. Yakni Taisei Marukawa dan Wawan Febrianto. Dua pemain sayap ini selalu tampil di setiap laga PSIS.

Keduanya sama-sama mengoleksi 1 gol. Namun jumlah assistnya lumayan. Marukawa menyumbangkan 2 assist, sedangkan Wawan 4 assist.

Tinggal bagaimana mereka bisa memberikan suplai bola yang disukai Hari Nur. Sebelumnya, mereka menyuplai bola untuk Fortes yang punya postur jangkung dan finising bagus.

Tambahan Amunisi Lini Belakang Arema

<p>Evan Dimas dan Andik Rendika Rama halal bihalal bersalaman dengan vidio analis arema, FX Yanuar sebelum latihan dimulai.&nbsp;(Bola.com/Iwan Setiawan)</p>

Evan Dimas dan Andik Rendika Rama halal bihalal bersalaman dengan vidio analis arema, FX Yanuar sebelum latihan dimulai. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Lini belakang Arema FC sempat mengalami krisis di semifinal leg pertama. Ada 4 pemain absen bersamaan. Semua mengalami cedera, yakni Syaeful Anwar, Hasim Kipuw, Ahmad Alfarizi dan Andik Rendika Rama.

Jadi, mereka hanya punya 5 pemain belakang yang dalam kondisi fit. Rizky Dwi, Sergio Silva, Bagas Adi dan Achmad Figo jadi starter kala itu. Cadangannya hanya menyisakan Ikhfanul Alam.

Namun dengan komposisi itu Arema berhasil meredam produktivitas PSIS. Arema masih punya kiper tangguh Adilson Maringa yang punya peran besar menggagalkan peluang Marukawa dkk.

Lebih Tangguh

<p>Bek Arema FC, Hasim Kipuw. (Bola.com/Iwan Setiawan)</p>

Bek Arema FC, Hasim Kipuw. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Jelang leg kedua di Malang, Arema punya tambahan amunisi di belakang. Hasim Kipuw dan Rendika Rama sudah berlatih normal. Mereka bisa jadi opsi saat lawan PSIS. Pelatih Arema, Eduardo Almeida tak lagi pusing memilih komposisi lini belakang.

Terutama di bek kiri. Ada Rendika Rama yang bisa diandalkan. saat leg pertama, Achmad Figo dicoba sebagai bek kiri. Lantaran masih muda dan adaptasi, dia sempat kalah duel dengan Fortes dan pemain sayap PSIS.

Artinya, lini belakang Arema akan lebih sulit ditembus pada leg kedua.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel