Arema Frustrasi di Piala Menpora, Pemain Sempat Panas dan Tak Bisa Tidur Nyenyak

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Solo - Kiprah Arema FC di Piala Menpora 2021 menemui jalan terjal. Penyebabnya, mereka hanya meraih satu poin dari dua pertandingan awal Grup A di Stadion Manahan, Solo.

Tren negatif ini merembet kepada situasi internal klub. Pelatih sementara Arema, Kuncoro mengakui jika anak buahnya sempat ‘panas’ menghadapi kondisi seperti ini.

“Waktu water break di pertandingan lawan PSIS, beberapa pemain sempat mengutarakan kekecewaannya. Ada yang coba mendorong rekan-rekannya agar lebih maksimal. Tidak membuang peluang atau mudah kehilangan bola. Tapi itu wajar, tujuannya saling mengingatkan agar bisa bangkit,” jelas Kuncoro.

Tentu pemain Arema tak akan merasakan suasana seperti ini jika mereka dapat hasil positif dalam dua pertandingan awal.

Selain suasana panas tersebut, pemain Arema tak bisa tidur nyenyak malam hari usai dikalahkan Barito Putera. Ada penyesalan besar karena mereka punya peluang untuk bermain imbang atau bahkan memenangkan pertandingan.

Penalti gagal menjadi gol, ada juga yang sontekan di depan gawang masih meleset.

“Tidak bisa tidur waktu itu. Masih shock semua. Tapi saya sampaikan kepada pemain. Andaikan waktu itu imbang, tetap kami harus memainkan laga terakhir sebagai penentuan. Jadi, lupakan hasil sebelumnya, kuncinya ada di pertandingan besok. Alhamdulillah semua sudah bisa fokus kembali,” sambung legenda Arema FC ini.

Bukan Tugas Pertama

Para pemain Arema FC merayakan gol penyeimbang 1-1 ke gawang Persikabo 1973 yang dicetak striker Dendi Santoso (tengah) dalam laga pembuka Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (21/3/2021). Arema FC bermain Imbang 1-1 dengan Persikabo 1973. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Para pemain Arema FC merayakan gol penyeimbang 1-1 ke gawang Persikabo 1973 yang dicetak striker Dendi Santoso (tengah) dalam laga pembuka Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (21/3/2021). Arema FC bermain Imbang 1-1 dengan Persikabo 1973. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Sebenarnya ini bukan tugas baru bagi Kuncoro untuk menenangkan pemain. Selama jadi asisten pelatih Arema FC, satu di antara tugasnya membuat pemain merasa nyaman.

Dia dapat peran sebagai jembatan pelatih kepala dengan pemain. Bedanya, Kuncoro sebelumnya membuat suasana tim mencari dengan candaan. Sekarang dia melakukan pendekatan lebih serius.

Perlu diketahui, Arema jarang merasakan momen seperti ini di fase grup. Kebanyakan turnamen pramusim, Singo Edan main di kandang sendiri karena ditunjuk sebagai tuan rumah.

Kali ini, mereka harus main di Solo ditambah dengan persoalan minim persiapan. Arema baru latihan dengan skuad lengkap pada H-4 sebelum berangkat ke Solo. Ada 5 pemain yang sebelumnya membela Timnas Indonesia dan ada pula yang cedera.

Saksikan video pilihan berikut ini: