Arema Tampil Beda di Piala Menpora 2021, Andalkan Duet Kushedya Hari Yudo dan Dedik Setiawan

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Malang - Arema FC bakal tampil beda di Piala Menpora 2021. Pelatih sementara Arema, Kuncoro membuat formasi baru untuk timnya.

Kuncoro coba mengubah pakem komposisi lini depan. Arema FC biasanya tampil dengan satu ujung tombak didampingi dua penyerang sayap, kini bakal menduetkan dua striker lokal. Kushedya Hari Yudo dan Dedik Setiawan.

Kuncoro punya alasan kuat menduetkan mereka. Dedik dan Yudo sudah teruji tajam saat dipercaya jadi striker. Namun, selama ini mereka jarang diduetkan.

Yudo gabung awal musim 2020 ketika Dedik sedang pemulihan cedera. Ketika Dedik sudah pulih dan siap tampil, justru kompetisi 2020 tidak dilanjutkan.

“Mereka ini sama-sama striker tajam. Waktu uji coba lawan Madura United (Senin, 15/3/2021) mereka sempat berduet di 10 menit akhir. Awalnya kami ingin mereka berduet sejak menit awal. Tapi satu pemain sayap, Dendi Santoso sakit. Jadi kami ubah formasi jadi tiga striker awalnya,” kata Kuncoro.

Saat main dengan dua striker, Arema yang awalnya tertinggal 1-2 berhasil menyamakan kedudukan. Dedik yang berhasil membuat skor akhir imbang 2-2.

Tapi dari uji coba itu, kolaborasi Dedik dan Yudo sebagai duet striker Arema FC belum banyak terlihat. Mereka hanya dapat kesempatan main bareng 10 menit akhir. Di babak pertama, Dedik dapat peran sebagai sayap kanan.

Misi Khusus Dedik Setiawan

Striker Arema FC, Kushedya Hari Yudo, coba menggangu bek Madura United, Jacob Pepper, dalam laga uji coba di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Senin (15/3/2021). (Bola.com/Iwan Setiawan)
Striker Arema FC, Kushedya Hari Yudo, coba menggangu bek Madura United, Jacob Pepper, dalam laga uji coba di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Senin (15/3/2021). (Bola.com/Iwan Setiawan)

“Kami akan coba duet ini lebih lama di Piala Menpora. Tapi kembali lagi melihat situasi di lapangan juga. Kalau dua striker kurang maksimal, bisa diubah jadi tiga striker,” terangnya.

Melihat kiprah dua striker asli Kabupaten Malan ini, Yudo bisa dibilang sedang dalam kepercayaan diri tinggi. Sejak pertengahan tahun lalu dia masuk daftar panggil Timnas Indonesia. Beberapa waktu lalu juga Yudo juga berhasil mencetak gol pertama untuk Timnas Indonesia pada uji coba melawan Bali United.

Sementara Dedik punya misi menemukan bentuk permainannya setelah kembali dari operasi lutut pada 2019. Dedik belum sempat merasakan kompetisi sejak pulih dari cedera. Jadi, Piala Menpora dibuatnya ajang mengembalikan ketajamannya.

Sebenarnya, Arema masih punya satu opsi striker potensial, yakni M. Rafli. Sayangnya, striker berusia 22 tahun itu mengalami cedera lutut saat membela Timnas Indonesia U-22 dan absen di Piala Menpora.

Praktis Dedik dan Yudo jadi tumpuan utama. Mereka juga tidak punya pelapis setara jika salah satu atau keduanya absen.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini