Arema Tersingkir dari Piala Menpora, Sang Pelatih Ambil Tanggung Jawab Penuh

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Solo - Arema FC babak belur di Piala Menpora 2021. Mimpi Arema lolos ke perempat final tak bisa terwujud setelah pada laga pamungkas Grup A takluk dari PSIS Semarang 2-3 di Stadion Manahan, Solo, Selasa (30/3/2021).

Kembalinya ketajaman Dedik Setiawan yang berhasil mencetak dua gol seakan tak bermakna. PSIS berhasil tiga kali menjebol gawang Arema FC yang dikawal Utam Rusdiana, yakni lewat Komarudin, Pratama Arhan, dan Riyan Ardiansyah.

Hasil itu membuat Arema hanya mengantongi satu poin dari tiga laga. Padahal jika menang atas PSIS, Singo Edan berhak melaju ke perempat final karena unggul head to head atas lawannya tersebut.

Tersisihnya Arema di fase grup seakan jadi tamparan keras. Singo Edan masih dianggap raja turnamen dalam beberapa tahun terakhir.

Pelatih sementara Arema, Kuncoro, mengaku bertanggung jawab atas hasil buruk tersebut. Khusus di laga pamungkas lawan PSIS, dia melihat kekalahan ini karena banyak kesalahan yang dilakukan pasukan Singo Edan.

“Sebenarnya kami sudah berhasil unggul lebih dulu. Ternyata di menit akhir, ada bola set piece PSIS yang bisa masuk. Itu membuat lawan bangkit, sebaliknya Arema down. Padahal kami sudah menguasai babak pertama,” keluhnya.

Di babak kedua, Singo Edan kembali main ngeyel. Gol tendangan bebas Pratama Arhan bisa disamakan tendangan penalti Dedik. Tapi sayang, jelang bubaran justru PSIS yang menambah gol lewat Riyan Ardiansyah.

“Kami masih banyak melakukan kesalahan sendiri. Tapi ini bukan alasan. Kami akui hasilnya kalah dan saya bertanggung jawab. Tidak berhasil dan ini juga kesalahan saya,” tegas Kuncoro soal kegagalan Arema FC.

Kendala Persiapan

Pelatih Arema FC, Kuncoro. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Pelatih Arema FC, Kuncoro. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Pelatih berusia 48 tahun itu menjelaskan ada kendala di fase persiapan Arema. Singo Edan hanya berlatih dengan skuat komplet selama 4 hari jelang Piala Menpora digelar.

“Saya tidak mencari alasan. Tapi menjelaskan kondisinya. Ini jadi pelajaran jika persiapan mepet, sulit latihan organisasi permainan. Intinya, main bola itu tidak bisa enak-enakan. Jangan lengah juga ketika unggul. Evaluasi ini nanti kami sampaikan juga kepada pelatih kepala yang nantinya akan datang,” sambungnya.

Arema bakal mendatangkan pelatih baru untuk Liga 1. Kuncoro hanya dapat wewenang jadi pelatih kepala selama Piala Manpora 2021.

Tapi manajemen Arema ingin ada kepastian lebih dulu kapan Liga 1 digulirkan dan ijin dari Polri sudah diterbitkan.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini