Argentina dan 4 Kekalahan Mengejutkan di Piala Dunia: Tetap Ada Harapan

Bola.com, Jakarta - Kejutan besar tersaji di Piala Dunia 2022. Timnas Argentina kalah 1-2 dari Arab Saudi pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2022, Selasa (22/11/2022) sore WIB.

Kekalahan itu sangat mengejutkan. Sebab, Timnas Argentina menjadi satu di antara favorit untuk menjadi juara di Piala Dunia 2022.

Sementara itu, Arab Saudi diprediksi akan tersingkir pada babak awal Piala Dunia 2022. Namun, apa yang terjadi di lapangan sangat berbeda.

Arab Saudi melakukan perlawanan yang sangat kuat. Kemenangan perdana di Piala Dunia 2022 pun bisa diraih oleh The Falcons.

Kekalahan Timnas Argentina dari Arab Saudi bukan kejutan pertama di Piala Dunia. Bola.com mengumpulkan empat laga lain yang mengejutkan.

Spanyol 0-1 Swiss (Piala Dunia 2010)

Sergio Ramos. Bek tengah Spanyol berusia 36 tahun yang saat ini masih aktif bermain bersama PSG di musim keduanya tercatat telah mengoleksi 180 caps bersama Timnas Spanyol. Di ajang Piala Dunia ia telah tampil dalam 4 edisi mulai 2006 hingga 2018 dan total tampil dalam 17 laga. Prestasi terbaiknya tentu saja saat membawa Timnas Spanyol menjadi juara pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Sayang, peluangnya tipis untuk masuk skuad asuhan Luis Enrique pada Piala Dunia 2022 Qatar. (AFP/Jewel Samad)
Sergio Ramos. Bek tengah Spanyol berusia 36 tahun yang saat ini masih aktif bermain bersama PSG di musim keduanya tercatat telah mengoleksi 180 caps bersama Timnas Spanyol. Di ajang Piala Dunia ia telah tampil dalam 4 edisi mulai 2006 hingga 2018 dan total tampil dalam 17 laga. Prestasi terbaiknya tentu saja saat membawa Timnas Spanyol menjadi juara pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Sayang, peluangnya tipis untuk masuk skuad asuhan Luis Enrique pada Piala Dunia 2022 Qatar. (AFP/Jewel Samad)

Spanyol datang ke Afrika Selatan sebagai juara Piala Eropa 2008. Namun, pada laga pembuka Piala Dunia 2010, Spanyol kalah 0-1 dari Swiss.

Gelson Fernandes menjadi pencetak satu-satunya gol pada laga itu. Gol itu dicetak lewat skema serangan balik cepat.

Namun, Spanyol tetap bisa lolos dari fase grup. Bahkan pada akhir turnamen mereka bisa menjadi juara setelah mengalahkan Belanda dengan skor 1-0.

Senegal 1-0 Prancis (Piala Dunia 2022)

Timnas Senegal berhasil mengalahkan Prancis pada laga pembuka Piala Dunia 2002 yang digelar di 	Seoul World Cup Stadium, Seoul (31/5/2002). (AFP)
Timnas Senegal berhasil mengalahkan Prancis pada laga pembuka Piala Dunia 2002 yang digelar di Seoul World Cup Stadium, Seoul (31/5/2002). (AFP)

Prancis sangat percaya diri menyambut Piala Dunia 2002. Namun, pada laga perdana, Les Bleus dikalahkan Senegal dengan skor 0-1.

Sialnya, start buruk itu membuat Prancis limbung. Mereka menyelesaikan dua laga sisa dengan hanya meraih satu poin.

Prancis sebagai juara Piala Dunia 1998 pun harus rela gagal lolos ke babak gugur. Mereka bahkan menjadi juru kunci Grup A Piala Dunia 2002.

Bulgaria 2-1 Jerman (Piala Dunia 1994)

Hristo Stoichkov bersama Bulgaria mampu mengejutkan dunia ketika mereka dapat finish peringkat keempat Piala Dunia 1994. Selain itu, Stoichkov juga mengantar Barcelona meraih juara LA Liga pada musim 1993/1994. Pantas jika dirinya dianugerahi penghargaan Ballon d'Or. (Foto: AFP/Gerard Julien)
Hristo Stoichkov bersama Bulgaria mampu mengejutkan dunia ketika mereka dapat finish peringkat keempat Piala Dunia 1994. Selain itu, Stoichkov juga mengantar Barcelona meraih juara LA Liga pada musim 1993/1994. Pantas jika dirinya dianugerahi penghargaan Ballon d'Or. (Foto: AFP/Gerard Julien)

Bulgaria menikmati hebatnya generasi emas sepak bola mereka pada Piala Dunia 1994. Hristo Stoichkov dkk. benar-benar bersinar di Piala Dunia 1994.

Puncak kehebatan Bulgaria terjadi pada perempat final Piala Dunai 1994. Pada fase itu Bulgaria mampu mengalahkan Jerman yang menjadi salah satu favorit juara.

Bulgaria menang 2-1 saat itu. Sayangnya, laju Bulgaria terhenti pada semifinal setelah kalah dari Italia.

Korea Selatan 2-1 Italia (Piala Dunia 2002)

Italia sudah di ambang kemenangan dengan memimpin hingga menjelang akhir laga. Namun pada menit ke-88 Korea Selatan berghasil menyamakan skor 1-1 melalui gol Seol Ki-hyeon. Laga pun berlanjut dengan perpanjangan waktu dengan menganut aturan golden goal. (AFP/Kim Jae-hwan)
Italia sudah di ambang kemenangan dengan memimpin hingga menjelang akhir laga. Namun pada menit ke-88 Korea Selatan berghasil menyamakan skor 1-1 melalui gol Seol Ki-hyeon. Laga pun berlanjut dengan perpanjangan waktu dengan menganut aturan golden goal. (AFP/Kim Jae-hwan)

Laga ini dikenal sebagai salah satu laga paling kontroversial di Piala Dunia. Banyak hal aneh yang terjadi pada pertandingan itu.

Termasuk kartu merah Franscesco Totti. Kemudian ada keputusan offside yang seharusnya tidak diberikan wasit kepada Italia.

Namun, sejarah tetap mencatat Korea Selatan menang 2-1 atas Italia pada 16 besar Piala Dunia 2002.

Sumber: Sportingnews