Ari: Penanaman pohon Tandur Taru Urip dimulai dari Desa Pinggan

·Bacaan 1 menit

Pembina Yayasan Puri Kauhan Ubud AA Bagus Ari Brahmanta menyampaikan Yayasan Puri Kauhan Ubud memulai program penanaman perdana Tandur Taru Urip yang di mulai dari Desa Pinggan.

"Apresiasi atas semangat dan dukungan masyarakat Desa Pinggan dalam program Tandur Taru Urip, yang digagas Yayasan Puri Kauhan Ubud," kata dia dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan program yang digagas Yayasan Puri Kauhan Ubud ini sebagai pintu masuk untuk menyelenggarakan program-program penyelamatan lingkungan lainnya, agar kawasan Pura Dalem Balingkang yang sangat bersejarah, semakin hijau dan sejuk.

Menyambut tawaran tersebut, Wakil Rektor IV UNHI menyampaikan kesiapannya mendukung kesuksesan penyelenggaraan program ini, dengan melibatkan sumberdaya yang dimiliki.


Baca juga: Yayasan Puri Kauhan Ubud latih Tandur Taru Urip kepada 15 desa
Baca juga: Yayasan Puri Kauhan Ubud gelar pelatihan Tandur Taru Urip
Baca juga: Yayasan Puri Kauhan Ubud luncurkan Program Pemuliaan Air di Tukad Oos

“Kami akan melaksanakan program-program yang terkait dan mendukung program ini, terutama menjaga agar semua pohon yang ditanam bisa tumbuh dengan baik,” katanya.

Setelah penanaman perdana ini, rangkaian penanaman di 15 desa di zona inti kawasan Batur Global Geopark akan dilanjutkan ke desa-desa lainnya.

Acara tersebut dihadiri Pembina Yayasan Puri Kauhan Ubud AA Bagus Ari Brahmanta, Wakil Rektor IV Bidang Riset Inovasi dan Kerja Sama Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasarn I Komang Gede Santhyasa.

Kemudian perwakilan BPDAS LH Unda Anyar Bendesa Desa Adat Pinggan Made Seden beserta prajuru Desa Pinggan. Dalam acara tersebut, juga hadir anggota Mapala UNHI Denpasar.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel