Ariel Tatum Alami Mabuk Laut Saat Syuting Sepeda Presiden di Papua

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta Ariel Tatum menjadi salah satu pemeran dalam film garapan Garin Nugroho berjudul Sepeda Presiden. Ia pun mengaku sangat bangga sekaligus bahagia bisa menjadi bagian dalam film ini. Ariel mengaku menjalani syuting selama kurang lebih satu bulan di Papua.

"Alhamdulillah diberi kelancaran selama syuting dan seru banget ya syuting sama anak-anak Papua," kata Ariel Tatum dalam konferensi pers virtual yang digelar pada Minggu (14/11/21).

Namun, kala menjalani syuting di Papua tersebut, Ariel Tatum sempat mendapatkan pengalaman yang demikian menantang dirinya. Saat itu dirinya menempuh perjalanan menggunakan perahu dengan durasi yang lumayan sering. Hal itu memicu mabuk laut.

"Lumayan sulit ya di sana karena aku mabuk laut parah banget," jelasnya. "Sekarang perjalanan laut udah biasa. Sekarang aku udah nggak mabuk laut. Saya sudah jadi anak pantai," ucap Ariel Tatum seraya tertawa.

TERKAIT: Ulang Tahun ke-25, Ariel Tatum Nostalgia Masa Kecil

TERKAIT: Ariel Tatum Ungkap Fakta Dirinya Suka Panjat Pohon

TERKAIT: [Magnificent Celebrity] Ariel Tatum, Sosok yang Penuh Inspirasi

Rilis Poster

Film Sepeda Presiden (Istimewa)
Film Sepeda Presiden (Istimewa)

Film yang diproduksi oleh rumah produksi Radepa Studio akhirnya merilis poster resmi 'Sepeda Presiden' dalam rangkaian '40 Tahun Garin Nugroho Berkarya' di acara Bali International Film Festival (BALINALE) yang diselenggarakan di XXI, Park 23, Kuta, Bali pada tanggal 14 November 2021.

Film ini dikemas menjadi sebuah film keluarga yang mengajak kita bernyanyi dan bergembira bersama. Ada nuansa ‘Kebahagiaan’ yang ingin ditampilkanfilm 'Sepeda Presiden' lewat 15 lagu yang menghiasi film ini dalam warna tradisi papua, pop kreatif dan RAP.

Film yang dibintangi Ariel Tatum, Sita Nursanti, IanWilliam, Joanita Idol dan Papua Kids, 3 anak Papua yang berbakat; Arnold Asmuruf, Franken Ramandei, Elias Pandawa. Sementara OST berjudul Risau yangdinyanyikan Ariel Tatum juga telah dirilis pada 29 Oktober 2021.

40 Tahun Berkarya

Garin Nugroho (Instagram/arieltatum)
Garin Nugroho (Instagram/arieltatum)

Dalam forum diskusi 40 Tahun Berkarya dan Film Sepeda Presiden Bersama Garin Nugroho, Ariel Tatum, Hikmat Dharmawan dan Avesina Soebli di acara BaliInternational Film Festival, Garin memberi pengantar bahwa sebuah perjalanan ‘kebahagiaan’ ingin dihadirkan lewat film 'SEPEDA PRESIDEN'.

Sebuah dedikasi kerinduannya terhadap film anak-anak ia wujudkan lewat film ini. Film panjang yang pertama Garin buat adalah “Cinta Dalam Sepotong Roti” yang rilis di tahun 1990 dan berhasil meraih Piala Citra di ajang Festival Film Indonesia.

Sederet prestasi dan penghargaan nasional maupun internasional sudah pernah diraih oleh sutradara legendaris ini. Seperti penghargaan yang didapat dari pemerintah Perancis 'The Chevalier dans L’ordre des arts et letters', penghargaan tertinggi dari pemerintah Italia “Stella D”Italia Caveliere”, Lifetime Achievement Award Bangkok InternationalFilm Festival dan Honorary Award Singapura International Film Festival.

Sebuah Representasi

Ariel Tatum syuting film Sepeda Presiden (Instagram/arieltatum)
Ariel Tatum syuting film Sepeda Presiden (Instagram/arieltatum)

Dan film 'Sepeda Presiden' menjadi salah satu penanda 40 tahun Garin Nugroho berkarya dari kecintaannya terhadap anak-anak, musik, Indonesia dan negeri Papua. Meskipun sudah berkali-kali Garin mengunjungi Papua, kecintaan dan kekagumannya akan keindahan tanah Papua tak pernah berkurang sedikitpun. Baginya, Papua adalah sebuah sumber spirit, sumber talenta akting, tari dan nyanyi, serta kegembiraan.

Film 'Sepeda Presiden' adalah representasi dari kisah mimpi dan harapan anak-anak Indonesia. Mengangkat cerita tentang impian kebanyakan anak-anak Indonesia untuk bisa memiliki kebahagiaan yang sama dimiliki oleh saudara-saudara yang lainnya yang memiliki kelimpahan informasi dan segala kemudahan yang dinikmati oleh anak-anak metropolitan. 'Sepeda Presiden' juga merupakan film tentang literasi, baik digital maupun literasi informasi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel