Arighi akui masih ada kendala bahasa dengan duo Diagne-Kane

Irwan Suhirwandi
·Bacaan 2 menit

Pebasket Indonesia Patriots Muhammad Aridhi mengakui masih ada kendala bahasa untuk proses adaptasi dengan duo pemain calon naturalisasi asal Senegal, Dame Diagne dan Serigne Modou Kane.

Diagne dan Kane sejauh ini sudah diizinkan turut melantai dan membela Patriots dalam dua seri pertama Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2021 yang tengah berlangsung di gelembung Robinson Resort, Bogor.

Dalam gim ketujuh Patriots, Diagne bahkan jadi penampil terbaik lewat torehan dwiganda 10 poin dan 12 rebound, sedangkan Kane turut menyumbangkan dua poin, saat mereka mengalahkan Bali United Basketball 89-77 pada Minggu.

Baca juga: Erick Thohir dukung naturalisasi pemain demi FIBA World Cup 2023

Kendati menyatakan tidak ada masalah besar dalam upaya membangun kepaduan ke dalam tim, Arighi mengaku keterbatasan Dame dan Kane yang hanya bisa menuturkan Bahasa Prancis cukup menjadi kendala.

"Kalau soal chemistry sih, kami kan selalu bareng-bareng, tetapi memang masih ada kendala bahasa kadang agak susah buat berkomunikasi," kata Arighi dalam jumpa pers daring selepas pertandingan.

"Untuk menyampaikan pendapat ke mereka itu kadang agak sulit," ujarnya menambahkan.

Arighi menegaskan bahwa mau tidak mau itu semua proses yang harus dijalani dan memang membutuhkan kesabaran.

"Perlahan kami coba kasih tahu terus ke mereka, karena sistem yang diterapkan pelatih banyak, setiap gim akan berubah sesuai lawan yang berbeda," kata Arighi.

Baca juga: Patriots kuasai kuarter keempat saat bekuk Bali United 89-77

Mengomentari penampilan kontra Bali United, Arighi menyadari ia dan rekan-rekannya sempat terlalu memaksakan diri sehingga keluar dari jalur instruksi yang disampaikan oleh pelatih Youbel Sondakh.

Akibatnya, hal itu mempengaruhi raihan Patriots yang kehilangan keunggulan di kuarter kedua dan tertatih-tatih pada periode berikutnya.

"Kurang fokus, kami terlalu memaksakan diri dan kurang memenuhi instruksi pelatih jadi agak kacau balau," ujarnya.

"Tapi di kuarter keempat kami sadar ingin menang dan itu cuma bisa terjadi jika mengikuti instruksi pelatih," pungkas Arighi.

Raihan angka 26 berbanding 15 sepanjang kuarter keempat yang disokong akurasi tembakan terbuka 64 persen memang menjadi kunci kemenangan Patriots atas Bali United di laga kali ini.

Patriots memantapkan posisi di puncak klasemen Divisi Putih dengan koleksi 13 poin dari tujuh pertandingan.

Selanjutnya pada Senin (22/3) besok Patriots dijadwalkan menghadapi pemuncak klasemen Divisi Merah, Bank BPD DIY Bima Perkasa Jogja.

Baca juga: Ringkasan IBL hari ini: Satria Muda tumbang diterkam Louvre
Baca juga: Ringkasan IBL hari ini: berakhir sudah rekor sempurna Patriots