Arkeolog Temukan Asal Mula Sepak Bola, Bukan dari Inggris

Merdeka.com - Merdeka.com - Sebuah relief yang dipamerkan di Museum Arkeologi Nasional di Athena, Yunani, memperlihatkan seorang pemuda Yunani berlatih menahan sebuah bola di pahanya di depan seorang anak kecil. Itu adalah gambaran paling primitif olah raga sepak bola yang berusia setidaknya 2.400 tahun dan sangat mungkin mengungkap asal mula sepak bola di Yunani kuno.

Gambar relief itu seolah bercerita bagaimana pria itu memperlihatkan kemampuannya mengolah bola di depan anaknya.

Dilansir dari laman Greek Reporter, Ahad (20/11), menurut para arkeolog, relief yang memperlihatkan sosok bermain bola itu berasal dari abad ke-4 Sebelum Masehi (400-375 Sebelum Masehi).

Sepak bola kuno di Yunani disebut Episkyros

Episkyros adalah permainan sepak bola di masa Yunani kuno yang dimainkan oleh dua tim terdiri dari 12 sampai 14 orang dengan satu bola. Aturan permainan kala itu boleh menggunakan tangan.

Tujuan permainan itu adalah melempar bola di atas kepala pemain lawan. Kemudian ada garis putih yang disebut sykros di antara kedua tim dan ada garis putih lagi di belakang masing-masing tim.

Bola harus berpindah ke tim lawan tiap kali ada anggota tim yang terdesak berdiri di belakang garis putih.

Versi lain dari Episkyros pernah dimainkan di Sparta saat

festival peringatan ulang tahun kota. Di sana permainan dimainkan lima tim dengan 14 pemain.

Waktu berlalu. Tahun berganti. Bangsa Roma mengambil alih permainan Episkyros dan mengubah namanya menjadi "harpastum" nama latin dari bahasa Yunani "harpaston" yang artinya "merebut" (bola).

Jejak Episkyros kemudian menghilang setelah berabad-abad seiring pergantian kekuasaan di Eropa dan masyarakat juga berubah.

Tapi seperti permainan olah raga olimpiade di zaman kuno yang berubah menjadi lebih modern seperti yang kita saksikan sekarang, sepak bola juga beradaptasi menyesuaikan standar zaman saat ini. [pan]