Arkeolog Temukan Tengkorak Perempuan Bangsawan dengan Gigi Bertatah Batu Mulia

Merdeka.com - Merdeka.com - Tengkorak perempuan bangsawan berusia 1.600 tahun ditemukan di reruntuhan Teotihuacan, Meksiko. Gigi tengkorak ini bertatah atau berhias batu.

Menurut Institut Antropologi dan Sejarah Nasional Meksiko, perempuan pemilik tengkorak tersebut meninggal saat berusia antara 35 dan 40 tahun. Dia dikubur dengan 19 guci untuk persembahan. Demikian dikutip dari laman Archaeology World, Kamis (27/10).

Lembaga itu mengatakan dalam sebuah pernyataan, tengkoraknya itu memanjang karena ditekan dengan cara yang "sangat ekstrim", sebuah teknik yang biasa digunakan di bagian selatan Mesoamerika, bukan wilayah tengah tempat tengkorak ditemukan.

Giginya berisi dua batu pirit bulat, yang bertatahkan di gigi depan atasnya. Menatah gigi dengan batuan ini merupakan praktik yang kerap dilakukan kalangan bangsawan di wilayah Maya di Meksiko dan Amerika Tengah.

Bangsa Maya dikenal karena keahliannya dalam bidang kosmetik gigi, di mana mereka dikenal suka menghias gigi dengan menambahkan batu mulia atau mengukirnya.

Kota pra-Hispanik Teotihuacan, berada 50 kilometer di utara Mexico City, berkembang antara abad ke-1 dan ke-8. Di kota ini ada piramida Matahari dan Bulan yang merupakan atraksi wisata terkenal. [pan]