Armand Maulana Bersyukur Dibantu Kedubes Indonesia di Inggris saat Anaknya Positif Covid-19

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Armand Maulana dan Dewi Gita saat ini diketahui tengah berada di Inggris. Mereka mengantarkan putrinya, Naja Dewi Maulana, untuk menempuh pendidikan di sana.

Namun musibah datang sesaat setelah mereka tiba di Inggris. Sang putri dinyatakan positif Covid-19.

Hal ini sempat membuat mereka panik lantaran merasa tak memiliki keluarga dan sanak saudara di Inggris. Beruntung bantuan datang dari kedubes Indonesia dan beberapa keluarga Indonesia yang tinggal di sana.

Terbantu

Bukan hanya olahraga, Armand pun mengatur pola makan demi kesehatannya. Tak jarang ia melakukan diet, tidak makan yang mengandung karbohidrat. (Instagram/armandmaulana04)
Bukan hanya olahraga, Armand pun mengatur pola makan demi kesehatannya. Tak jarang ia melakukan diet, tidak makan yang mengandung karbohidrat. (Instagram/armandmaulana04)

"Tapi di sini juga Alhamdulillah ya Allah Pak Desra sebagai Dubes gitu ya, benar-benar nganggep saya sebagai adik, tektokan langsung gercep banget," kata Armand Maulana dalam vlog di YouTube-nya, Kamis (25/3/2021).

Bantuan Berdatangan

Tak hanya itu, para WNI yang juga tengah berada di Inggris juga begitu sigap memberikan bantuan kepada Armand Maulana berupa makanan, obat-obatan dan sebagainya.

"Hari keduanya udah sampai di sini ngirim obat segala macam, makanan, dari London. Saudara-saudara kita yang di sini pada ngirim makanan, bener-bener support kita banget. Tiap hari datang, whatsapp, nawarin bantuan," beber Armand Maulana.

Pelajaran

Preskon Konser SALUTE (Nurwahyunan/Fimela.com)
Preskon Konser SALUTE (Nurwahyunan/Fimela.com)

Armand Maulana begitu bangga dengan semangat persaudaraan yang timbul ketika tengah berada di negeri orang. Dari situ, Armand Maulana memetik pelajaran tentang pentingnya menjalin hubungan baik antar sesama di manapun berada.

"Gue dikasih dokter juga di sini, dokter Indonesia yang lagi di sini. Alhamdulillah kalau lagi di negara orang ya, Silaturahmi itu memang perlu, pas lagi di negara orang kalau silaturahminya jelek dan kita jahat sama orang atau nyebelin, sengsara banget," katanya lagi.

"Makanya di sini pelajaran banget kita harus berkawan dengan banyak orang, mau siapa itu, rasnya apa, agamanya apa, berteman itu harus," tutup Armand Maulana.