Armand Maulana Kaget Dikabarkan Meninggal Dunia

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Armand Maulana mengaku kaget dirinya dikabarkan meninggal dunia. Padahal nyatanya, vokalis band Gigi itu dalam keadaan sehat dan baik-baik saja.

Tak mau berita miring itu semakin meluas, suami Dewi Gita melakukan klarifikasi melalui akun Instagramnya. Dijelaskan Armand Maulana, karena kabar tersebut ponselnya tak berhenti berdering.

"Ini teh kenapa heh? Tiba-tiba handphone saya jadi ramai terus orang bertanya apakah saya baik-baik saja. Alhamdulillah ya Allah saya masih baik, sehat," kata Armand Maulana dalam video di Instagram, Kamis (11/2/2021).

Gara-gara Ini

Instagram @armandmaulana04
Instagram @armandmaulana04

Kabar meninggalnya Armand Maulana bermula dari salah satu pemberitaan di media sosial. Pembaca dan warganet salah mengartikan judul pemberitaan tersebut.

"Instagram ramai, ternyata gara-gara ini. 'Salah Satu Musisi Tanah Air Meninggal Dunia, Armand Maulana: Ya Allah'," demikian judul berita tersebut. Kemudian ada warganet yang mengira kalau berita tersebut Armand Maulana meninggal dunia. "Ini masih belum pasti kan? Nggak terima, ya Allah gue nunggu dia pinang."

Salah Baca

Bukan hanya olahraga, Armand pun mengatur pola makan demi kesehatannya. Tak jarang ia melakukan diet, tidak makan yang mengandung karbohidrat. (Instagram/armandmaulana04)
Bukan hanya olahraga, Armand pun mengatur pola makan demi kesehatannya. Tak jarang ia melakukan diet, tidak makan yang mengandung karbohidrat. (Instagram/armandmaulana04)

Dijelaskan Armand Maulana, tidak ada yang salah dalam berita tersebut. Namun banyak yang salah baca dan mengartikan beritanya.

"Ini bukan hoax, tapi salah baca. Coba deh, baca baik-baik. Bukan saya yang meninggal. Tapi saya itu, punya teman baik, dulu jaman di Bandung dan dia juga penyanyi kemudian meninggal. Terus saya Insta Story, selamat jalan sahabatku," jelas Armand Maulana.

Teliti

Untuk itu, Armand Maulana menyarankan agar lebih teliti dalam membaca. Agar tidak terjadi kesalahpahaman atau menyimpulkan sebuah pemberitaan.

"Jadi beginilah kalau baca selewat, please budayakan membaca supaya tidak banyak berita yang salah arti," imbuhnya.