Armand Maulana Nyanyikan Ulang Lagu Coboy Junior dengan Nuansa Dewasa

Aiz Budhi, Aiz Budhi

VIVA – Di tengah pandemi COVID-19 yang membuat orang-orang harus berada di rumah, sejumlah kegiatan digagas agar tetap produktif meski di rumah saja. Tak terkecuali para seniman dan musisi yang kerap memberikan hiburan dan motivasi secara daring.

Salah satunya Armand Maulana yang muncul membawakan ulang lagu berjudul Kamu. Lagu Kamu sempat dipopulerkan oleh Coboy Junior. Kali ini, lagu tersebut dibawakan kembali oleh Armand Maulana dengan feel yang lebih dewasa. Lirik catchy dan simple dance move, membuat pendengar terus terngiang-ngiang dan ikut menirukan gerakan tarian dengan happy

Saat konferensi pers secara online, Armand pun menjelaskan alasannya memilih single Kamu untuk dinyanyikan kembali dengan ciri khasnya.

“Konsepnya dari Trinity adalah LDR, lagu dari rumah aja, semua konsepnya memang LDR, long distance relationship. Jadi lirik yang kalau bisa di lagu itu adalah lirik yang ada LDR-nya atau ada media sosialnya karena sekarang kita hampir bergantung sama media sosial dan memang (sekarang) long distance relationship,” ucap Armand dalam sebuah sesi R&R Talks, Jumat, 12 Juni 2020.

Karena itulah, Armand kemudian menemukan lagu Kamu milik Coboy Junior. Untuk memperkenalkan lagu ini, Armand kemudian membuat tantangan #armandmaukamu. Tantangan ini juga menjadi salah satu cara vokalis band Gigi itu untuk mendukung para pelaku UKM.

Melalui Instagram pribadinya, Armand juga mengucapkan terima kasih kepada orang-orang yang sudah mengikuti #armandmaukamu challenge di aplikasi TikTok. Suami dari Dewi Gita itu tampak senang karena lebih dari 500 orang mengikuti challenge tersebut. Ternyata ada cerita menarik di balik challenge tersebut, yakni Armand yang menciptakan sendiri gerakan tarian yang ada dalam challenge tersebut.

“Pas (dengerin) di reff-nya itu gue tiba-tiba ini kenapa ya di beat-nya ini harusnya ada satu koreo deh untuk tiktokan yang sederhana saja,” kata Armand.

Awalnya Armand berniat meminta tolong kepada teman koreografer untuk menciptakan gerakan sederhan. Tapi, niat itu urung dilakukan hingga akhirnya ia sendiri yang menciptakannya dengan melihat kaca.