Armuji Minta Pedangan Pasar Jambangan Surabaya Didata Ulang, untuk Apa?

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Surabaya - Wakil Wali Kota Surabaya Armuji meminta pedagang Pasar Jambangan didata ulang, menyusul banyak stan yang tutup.

"Saya minta di inventarisir dan tindak tegas kalau mereka tidak niat berjualan," kata Armuji di Balai Kota Surabaya, Senin (25/10/2021), dikutip dari Antara.

Pasar yang dibangun dengan APBD Surabaya tersebut harus menjadi sentra perekonomian di wilayah sekitar serta memberikan dampak bagi masyarakat.

"Kalau sepi namanya bukan pasar, kemarin sudah dipasang wifi dan nanti harus ditambah sehingga semua pedagang bisa menjangkau," ujarnya.

Ia juga menegaskan agar pedagang Pasar Karah bisa di masukkan ke stan-stan yang tersedia di Pasar Jambangan setelah di relokasi serta inventarisasi pedagang.

"Saya tunggu progresnya hingga Minggu depan karena saya mendapatkan informasi banyak pedagang yang sebenarnya ingin berjualan di situ namun pasar sudah penuh," kata mantan Ketua DPRD Kota Surabaya dua periode tersebut.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Pemulihan Ekonomi

Menurut Armuji, upaya bersama meramaikan pasar rakyat saat pandemi COVID-19 di Kota Surabaya selaras dengan semangat pemulihan ekonomi.

Pihaknya juga akan mengambil langkah tegas yang diperlukan untuk dapat meramaikan pasar sehingga selaras dengan semangat pemulihan ekonomi yang digelorakan saat ini.

"Jangan sampai stan pasar hanya di jadikan investasi saja. Masih banyak yang membutuhkan," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel