Arsenal Bertengger di 4 Besar Liga Inggris, Legendanya Meremehkan Manchester United

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Arsenal kini berada di posisi keempat klasemen sementara Liga Inggris. Bagi The Gunners, petanda positif setelah dalam dua musim terakhir sulit bersaing di papan atas. Menariknya, legenda Arsenal, Paul Merson, justru menyoroti posisi rival The Gunners, Manchester United, yang kini berada di posisi ketujuh dalam klasemen Premier League.

Manchester United memang tampil kurang baik pada musim ini. Tidak optimalnya penampilan The Red Devils membuat manajemen pun memecat Ole Gunnar Solskjaer dan digantikan oleh pelatih asal Jerman, Ralf Rangnick. Sayangnya, dalam satu bulan keberadaan pelatih baru itu, Manchester United belum membuat perubahan berarti.

Manchester United terbilang masih belum menemukan konsistensi yang mereka butuhkan untuk kembali bersaing di papan atas Premier League, meski harus diakui pula The Red Devils belum mengalami kekalahan sejak Ralf Rangnick menjadi pelatih.

Kondisi Manchester United itu mendapatkan perhatian dari legenda Arsenal, Paul Merson. Ia mengaku pesimistis melihat Manchester United bisa menyelesaikan musim ini dengan menempati peringkat empat besar Premier League.

"Anda tidak bisa menebak apa yang akan terjadi kepada Manchester United," ujar Merson kepada Sportskeeda.

Performa Tidak Meyakinkan, Sulit ke 4 Besar

Cristiano Ronaldo mencetak gol dengan memanfaatkan bola muntah tembakan Scott McTominay dari luar kotak penalti. (AP Photo/Rui Vieira)
Cristiano Ronaldo mencetak gol dengan memanfaatkan bola muntah tembakan Scott McTominay dari luar kotak penalti. (AP Photo/Rui Vieira)

Paul Merson memiliki alasan mengapa Manchester United kesulitan untuk finis di posisi empat besar. Ia menilai The Red Devils terlalu inkonsisten, bahkan sulit menang melawan tim-tim non-unggulan.

"Mereka sangat beruntung bisa menang melawan Norwich City. Mereka juga tidak bisa mengalahkan Newcastle United di Boxing Day. Jadi saya bisa melihat segalanya bakal berjalan sulit bagi mereka. Bisa-bisa mereka terlempar dari empat besar," ujar Merson.

Selain itu, Merson menilai performa Manchester United yang inkonsisten bisa berakibat fatal. Ia meyakini Manchester United tidak akan finis di posisi empat besar pada musim ini.

"Sejujurnya, dari apa yang saya lihat sejauh ini, saya bisa melihat bahwa mereka tidak akan finis di posisi empat besar," ujarnya.

"Manchester United masih jauh dari kata bagus untuk menempati empat besar. Andai mereka bisa meraih empat besar, maka mereka bisa dikatakan menjalani musim yang bagus," lanjutnya.

Bidik 3 Poin

Manchester United meraih kemenangan 3-1 atas Burnley pada laga pekan ke-20 Premier League di Old Trafford, Jumat (31/12/2021) dini hari WIB. Satu dari tiga gol MU disarangkan Cristiano Ronaldo. (AFP/Oli Scarff)
Manchester United meraih kemenangan 3-1 atas Burnley pada laga pekan ke-20 Premier League di Old Trafford, Jumat (31/12/2021) dini hari WIB. Satu dari tiga gol MU disarangkan Cristiano Ronaldo. (AFP/Oli Scarff)

Manchester United akan memainkan pertandingan pekan ke-21 Premier League pada Selasa (4/1/2021) dini hari WIB. The Red Devils akan menjamu Wolverhampton Wanderers di Old Trafford.

Tiga poin akan sangat penting bagi Manchester United dalam laga ini. Jika mampu meraihnya, Manchester United akan langsung memberi tekanan kepada Arsenal yang berada di posisi empat besar, terutama setelah The Gunners kalah 1-2 dari Manchester City pada Sabtu (1/1/2021).

Arsenal kini mengoleksi 35 poin dan berada di peringkat keempat. Sementara Manchester United yang berada di posisi ketujuh memiliki 31 poin. Dengan tiga poin tambahan jika menang atas Wolverhampton, The Red Devils akan memberikan ancaman nyata bagi The Gunners di papan klasemen.

Sumber: Sportskeeda

Disadur dari: Bola.net (Serafin Unus Pasi, published 2/1/2021)

Posisi Manchester United dan Arsenal di Premier League Saat Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel