Arsenal Ketiban Apes Punya Nicolas Pepe: Beli Mahal, Bapuk, Sulit Dijual

Bola.com, Jakarta - Arsenal seperti ketiban nasib sial dengan memiliki sosok Nicolas Pepe. Pemain yang sedianya digadang-gadang bakal meledak, ternyata malah kurang greget.

Pada tahun 2019, Arsenal membuat manuver yang mengejutkan di bursa transfer. Mereka mengeluarkan uang sebesar 72 juta pounds untuk menebus Nicolas Pepe dari Lille.

Tiga musim berlalu, sang winger masih kesulitan memberikan performa yang apik di lini serang Arsenal. Sehingga Mikel Arteta kehabisan kesabaran dan ingin menjualnya di musim panas ini.

Wajib Dijual

Pemain Leeds United Stuart Dallas (kanan) berebut bola dengan pemain Arsenal Nicolas Pepe pada pertandingan Piala Liga Inggris di Emirates Stadium, London, Inggris, 26 Oktober 2021. Arsenal menang 2-0. (AP Photo/Matt Dunham)
Pemain Leeds United Stuart Dallas (kanan) berebut bola dengan pemain Arsenal Nicolas Pepe pada pertandingan Piala Liga Inggris di Emirates Stadium, London, Inggris, 26 Oktober 2021. Arsenal menang 2-0. (AP Photo/Matt Dunham)

Kini Arsenal dihadapkan pada situasi untuk mencari pemain baru dan melego Nicolas Pepe. Namun kondisinya, sang pemain sulit untuk diuangkan dan digunakan merekrut pemain anyar sesuai kebutuhan Mikel Arteta.

The Sun mengklaim bahwa rencana Arsenal itu tidak berjalan dengan lancar. Karena mereka kesulitan untuk menjual sang pemain saat ini.

Tidak Laku

Sepuluh menit berselang, giliran Nicolas Pepe yang menggandakan keunggulan Arsenal. Hasil kerjasama satu-dua dengan Soares berhasil menembus pertahanan Sunderland dan berbuah gol. (AFP/Glyn Kirk)
Sepuluh menit berselang, giliran Nicolas Pepe yang menggandakan keunggulan Arsenal. Hasil kerjasama satu-dua dengan Soares berhasil menembus pertahanan Sunderland dan berbuah gol. (AFP/Glyn Kirk)

Sejak bursa transfer dibuka, Mikel Arteta langsung memasukkan nama Pepe di daftar jual Arsenal. Karena ia sudah kehabisan kesabaran dengan sang winger.

Namun sejauh ini belum ada satupun klub yang menawar Pepe. Pasalnya performa sang winger tidak cukup bagus jika dibandingkan dengan harga jualnya.

Alhasil Arsenal kesulitan untuk menyingkirkan sang winger dari tim mereka di bursa transfer kali ini.

Bakal Dipinjamkan

Nicolas Pepe - Striker yang diboyong Arsenal dari Lille ini merupakan pemain termahal The Gunners sepanjang masa. Pepe direkrut pada tahun 2019 dengan banderol mencapai 80 juta euro atau setara dengan Rp1,3 triliun. (Foto:AP/Frank Augstein)
Nicolas Pepe - Striker yang diboyong Arsenal dari Lille ini merupakan pemain termahal The Gunners sepanjang masa. Pepe direkrut pada tahun 2019 dengan banderol mencapai 80 juta euro atau setara dengan Rp1,3 triliun. (Foto:AP/Frank Augstein)

Menurut laporan tersebut, Arsenal kini mencoba rencana alternatif. Mereka akan meminjamkan Pepe ke klub lain.

Langkah ini diambil agar setidaknya beban gaji mereka berkurang. Karena sang winger mendapatkan gaji yang cukup besar di skuat mereka.

Jadi mereka berharap ada klub yang mau menawar Pepe sehingga sang winger bisa lekas pergi dari tim mereka.

Butuh Uang

Penyerang Arsenal, Nicolas Pepe berebut bola dengan bek Crystal Palace, Tyrick Mitchell  pada pekan ke-37 Liga Inggris, Kamis (20/5/2021) dini hari WIB. The Gunners -julukan Arsenal- menang dengan skor 3-1 di markas Crystal Palace. (Justin Setterfield/Pool Photo via AP)
Penyerang Arsenal, Nicolas Pepe berebut bola dengan bek Crystal Palace, Tyrick Mitchell pada pekan ke-37 Liga Inggris, Kamis (20/5/2021) dini hari WIB. The Gunners -julukan Arsenal- menang dengan skor 3-1 di markas Crystal Palace. (Justin Setterfield/Pool Photo via AP)

Arsenal sendiri dilaporkan butuh tambahan dana. Karena mereka butuh mendatangkan beberapa pemain baru.

Salah satu pemain yang sedang coba didatangkan Arsenal ke Emirates Stadium adalah Lisandro Martinez.

Sumber: The Sun

Disadur dari: Bola.net (Serafin Unus Pasi, published 3/7/2022)

Yuk Intip Posisi Arsenal di Musim Lalu

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel