ART Dara Arafah yang Lakukan Pencurian Brankas Ratusan Juta Ditangkap

Fimela.com, Jakarta Polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku pencurian brankas milik selebgram Dara Arafah yang berisi uang hampir mencapai miliaran rupian. Adalah Mursidah (52), asisten rumah tangga (ART) dari Dara Arafah, yang mencuri brankas selebgram tersebut.

Ia telah diamankan oleh pihak berwajib baru-baru ini. Selain penangkapan terhadap Mursidah, polisi juga menyampaikan bahwa ada satu pelaku lainnya yang juga ditangkap.

"Benar bahwa sudah diamankan dan sudah ditangkap dua orang pelaku," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan dilansir dari detikcom, Sabtu (10/9/2022).

Dua Lokasi

Seperti yang terlihat dalam potret ini, Dara tampil elegan dengan dress satin berwarna lilac yang dipadukan dengan hijab warna senada. (Instagram/ daraarafah).
Seperti yang terlihat dalam potret ini, Dara tampil elegan dengan dress satin berwarna lilac yang dipadukan dengan hijab warna senada. (Instagram/ daraarafah).

Zulpan menambahkan jika dua orang pelaku tersebut ditangkap di dua lokasi berbeda. Mereka ditangkap pada Jumat (9/9) di dua lokasi yang berjarak sangat jauh.

"Jadi ada dua pelaku utama yang berhasil kita amankan. Yang satu di Banyumas dan yang satu di Ciracas," sambungnya.

Masih Pengembangan

Effortlessly chic, kali ini Dara terlihat mengenakan dress warna hijau lumut yang dipadukan dengan hijab nuansa warna coklat. Gayanya disempurnakan dengan tas dior dan sepatu platform. (Instagram/ daraarafah).
Effortlessly chic, kali ini Dara terlihat mengenakan dress warna hijau lumut yang dipadukan dengan hijab nuansa warna coklat. Gayanya disempurnakan dengan tas dior dan sepatu platform. (Instagram/ daraarafah).

Polisi saat ini masih melakukan pengembangan dari hasil penangkapan kedua pelaku. Karenanya, Zulpan belum memerinci soal satu pelaku lainnya yang ditangkap terkait pencurian brankas Dara Arafah.

Namun, Zulpan menegaskan bahwa dua orang yang ditangkap tersebut merupakan pelaku utama pencurian brankas Dara Arafah. Keterangan mengenai kasus ini nantinya akan dirilis di Polda Metro Jaya pada Senin (12/9) mendatang.

"Hari Senin akan kita rilis untuk dijelaskan kronologi penangkapan. Tapi untuk dua pelaku ini yang satu perempuan dan satu laki-laki," katanya.

Kasus Pencurian

Tampil serba putih, gaya Dara Arafah yang memadukan blouse bunga dengan rok plisket dan hijan warna putih ini juga tak kalah menarik disontek. Makin kece, tambahkan ikat pinggang warna senada. ](Instagram/ daraarafah).
Tampil serba putih, gaya Dara Arafah yang memadukan blouse bunga dengan rok plisket dan hijan warna putih ini juga tak kalah menarik disontek. Makin kece, tambahkan ikat pinggang warna senada. ](Instagram/ daraarafah).

Sebagaimana diketahui, kasus pencurian brankas milik selebgram Dara Arafah terjadi pada Minggu (4/9). Pencurian ini dilakukan oleh ART yang bekerja di rumahnya bernama Mursidah. Ia baru dua bulan berkerja.

Dara lalu melaporkan kasus pencurian tersebut ke Polda Metro Jaya. Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan penyidik menemukan CCTV di rumah selebgram tersebut telah dirusak oleh pelaku.

"Kan CCTV di kamarnya korban dirusak tuh, dicabut, sama yang di teras," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Febri Isman Jaya saat dihubungi, Rabu (7/9).

Ratusan Juta

Dara Arafah belakangan ini selalu konsisten memakai hijab. Gaya penampilannya pakai hijab ini sukses membuat selebgram hits ini kian cantik. Hijab hitam menyempurnakan penampilan Dara Arafah yang dipuji netizen semakin memesona. (Liputan6.com/IG/@daraarafah)
Dara Arafah belakangan ini selalu konsisten memakai hijab. Gaya penampilannya pakai hijab ini sukses membuat selebgram hits ini kian cantik. Hijab hitam menyempurnakan penampilan Dara Arafah yang dipuji netizen semakin memesona. (Liputan6.com/IG/@daraarafah)

Mengenai isi brankas yang dilaporkan oleh Dara Arafah, polisi menyebutkan bahwa ada uang didalamnya senilai Rp800 juta. Dara pun kala itu tak bisa membendung air matanya akibat aksi pencurian yang dilakukan ART nya.

"Sementara informasi dari korban hanya uang cash saja kurang lebih Rp 700-800 (juta)," sambung Febri.