ART Jakarta 2020 Digelar Secara Virtual

VIVA
·Bacaan 3 menit

VIVA – Kita bersama-sama mengalami dan menyaksikan bermacam masalah akibat pandemi Covid-19. Negara-negara di seluruh dunia harus melakukan berbagai tindakan darurat dan pembatasan. Semua ini menimbulkan masalah multidimensi di tingkat global. Kondisi serba tidak ideal bagi semua pihak telah mendorong penyelenggara untuk menunda acara Art Jakarta tahun ini hingga ke tahun depan demi kebaikan bersama.

Art Jakarta yang telah memasuki masa penyelenggaraan tahun ke-12, menyadari bahwa selama ini kami adalah bagian terpadu dalam ekosistem seni rupa nasional di Indonesia, bahkan secara regional di Asia Tenggara. Art Jakarta telah membuktikan bahwa kerjasama dan kebersamaan para pelaku dalam ekosistem seni rupa di Indonesia khususnya, adalah bagian dari kekuatan dan alasan utama keberadaan Art Jakarta.

“Inilah yang memberi dorongan kepada kami untuk bersikap optimis dan mencari cara agar hubungan kerjasama dalam ekosistem seni rupa di Indonesia dan Asia Tenggara tetap berlangsung”, ujar Enin Supriyanto, Direktur Artistik Art Jakarta.

Di tengah segala keterbatasan karena pandemi global, masyarakat dengan cepat beradaptasi dan memanfaatkan berbagai cara untuk menjaga jaringan komunikasi dan solidaritas dengan mengandalkan saluran media informasi digital yang terhubung melalui internet.

“Sebagai penyelenggara international art fair, Art Jakarta memiliki jaringan kerjasama yang memungkinkan karya-karya seniman kita tampil ke hadapan publik yang luas. Dengan bantuan teknologi komunikasi digital berbasis internet, Art Jakarta dapat tetap menjalankan peran ini. Inilah alasan terselenggaranya OPPO Art Jakarta Virtual 2020”, jelas Maulana Indraguna Sutowo, CEO MRA Group.

OPPO Art Jakarta Virtual 2020 adalah pameran bersama, yang diadakan di ruang virtual, sebagai cara untuk menjaga optimisme bersama: bahwa berbagai kerja dan karya seni rupa dapat tetap bermakna di tengah berbagai pembatasan fisik yang ada saat ini. Art Jakarta menggunakan teknologi digital dan internet untuk tetap dapat berkomunikasi, menjaga dan memperkuat jaringan, melakukan kerja kreatif, serta tetap menikmati karya seni rupa dengan cara yang berbeda.

“Khususnya untuk para seniman Indonesia, yang mengalami berbagai kesulitan di masa pandemi, kami berharap bahwa OPPO Art Jakarta Virtual 2020 dapat menjadi salah satu cara agar karya-karya mereka dapat terus mendapatkan apresiasi yang pantas dari publik pencinta seni. Kami percaya bahwa semangat para seniman Indonesia untuk terus berkarya adalah hal utama bagi keberlangsungan ekosistem seni rupa kita”, ungkap Tom Tandio, Fair Director Art Jakarta.

Art Jakarta bangga bahwa inisiatif ini mendapatkan dukungan dari galeri-galeri seni rupa di Indonesia dan mancanegara. Art Jakarta Gallery akan menampilkan pameran oleh 38 galeri seni rupa yang terdiri dari 27 galeri Indonesia dan 11 galeri internasional.

Art Jakarta juga memberikan perhatian khusus kepada rekan-rekan seniman, yang melalui kelompok dan lembaga yang mereka kelola selama ini, telah menjaga dinamika dan memperkuat ekosistem seni rupa Indonesia. Seperti pada penyelenggaraan di tahun sebelumnya, Art Jakarta Scene akan menampilkan pameran karya seni rupa dari Ace House Collective, Atreyu Moniaga Project, Cemeti-Institute for Art and Society Jakarta, Biennale, Jatiwangi Art Factory, Komunitas Seni Sakato, Makassar Biennale, Milisifilem Collective, NalarRoepa Ruang Seni, Omnispace, Rakarsa, Ruang MES 56, RuangDalam Art House RUX, Container, Studio Dinding Luar Yayasan, Biennale Jogja.

OPPO Art Jakarta Virtual 2020 akan berlangsung selama 2 bulan, dari 19 Oktober hingga 15 Desember 2020.
Kami mengajak Anda untuk mengunjungi dan menikmati beragam karya seni rupa di www.artjakarta.com.