ART Susi Dilarang Bripka Ricky Rizal ke Rumah Duren Tiga saat Brigadir J Dibunuh

Merdeka.com - Merdeka.com - Saksi Asisten Rumah Tangga (ART) Ferdy Sambo, Susi mengaku sempat dilarang ke kediaman Duren Tiga saat peristiwa pembunuhan Brigadir J. Hal itu disampaikannya dalam sidang lanjutan dengan terdakwa Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Rabu (9/11/2022).

Awalnya, usai kembali dari Magelang, terdakwa istri Ferdy Sambo Putri Candrawathi diketahui langsung melakukan tes PCR.

"Setahu saya cuma Ibu duluan, ibu naik ke lift terus saya, selebihnya saya tidak tahu. Karena saya langsung ke kamar untuk beres-beres barang-barang saya, terus saya mandi terus masuk kamar istirahat terus ketiduran," tutur Susi kepada Majelis Hakim PN Jaksel.

Susi yang ketiduran kemudian dibangunkan oleh Daden Miftahul Haq selaku ajudan Ferdy Sambo.

"Saudara Daden bilang gimana?" tanya hakim.

"Bi Susi, Bi Susi mana?, gitu dengan suara kencang. Terus saya bilang 'apa Om, saya di kamar'. Terus 'Bi disuruh nyusul Ibu ke 46. Terus saya bilang 'ngapain?', Isoman. Terus 'yaudah aku beres-beres dulu'. Terus 'saya sama siapa om?', 'Sama Om Damson, sekalian nasi boks mohon dibawa ya Bi', 'iya' saya bilang," jawabnya.

"Terus saya mau jalan, sama Om Damson udah bawa nasi boks juga, terus enggak lama kelamaan Ibu datang sama Om Ricky. Terus saya enggak jadi nyusul karena Om Ricky bilang udah enggak usah nyusul, Ibu udah pulang. Terus saya ikuti Ibu dari belakang, sambil 'Bu maaf tasnya mau dibawain enggak?' Terus Ibu, 'jangan, Bi Susi ke kamar aja'," sambungnya.

"Jadi saudara Ricky yang menyampaikan kepada saudara tidak usah ikut ke Duren Tiga?" tanya hakim.

"Siap. karena Ibu udah balik," jawab Susi.

Nyatanya, di kediaman Duren Tiga terjadi penembakan terhadap Brigadir J. Penembakan dilakukan Bharada E. Diduga, Ferdy Sambo ikut menghabisi nyawa Brigadir J.

Reporter: Nanda Perdana Putra

Sumber: Liputan6.com. [tin]