Arti Filosofi Legenda Jepang Soal Benang Merah Pembawa Jodoh

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Sejak dahulu kala, manusia telah bertanya-tanya tentang arti kehidupan. Di seluruh pelosok dunia, pencarian jawaban pamungkas telah melahirkan berbagai ajaran filosofis dan legenda yang memesona.

Dilansir dari Bright Side (23/09/2021), legenda benang merah yang berasal dari Jepang ini selalu dikaitkan dengan arti misteri kehidupan dengan cara yang dapat dipecaya dan sangat romantis. Jika takdir itu nyata adanya, mari berharap itu berjalan persis seperti apa yang akan dijelaskan berikut ini.

Tutup matamu. Bayangkan tubuh Anda tumbuh secara transparan. Dapatkah Anda membayangkan jaringan pembuluh darah kompleks tanpa akhir yang menghubungkan semua bagian tubuh Anda?

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Si Benang yang Terus Terjalin

(Unsplash.com/Womanizertoys)
(Unsplash.com/Womanizertoys)

Sekarang, perhatikan satu saluran sambungan yang menghubungkan antara hati dengan jari kelingking Anda!

Dibentuk oleh arteri ulnaris, saluran ini membuat jari Anda menjadi simbol arti "perwakilan" sejati dari hati Anda. Di banyak negara dan budaya, ketika dua orang membuat gencatan senjata, atau bersumpah, mereka melakukannya dengan menyilangkan jari kelingking mereka.

Menurut legenda Jepang, simbol arti benang yang berasal dari hati ini tidak berakhir di ujung jari. Melainkan berlanjut dalam bentuk benang merah yang tak terlihat.

"Mengalir" dari jari kelingking Anda dan terus terjalin dengan kelingking orang lain sehingga menghubungkan hati Anda dengan hati mereka.

Dua orang yang terhubung dengan cara ini, terikat bersama oleh takdir itu sendiri. Cepat atau lambat, mereka ditakdirkan untuk bertemu, tidak peduli seberapa jauh mereka hidup atau seberapa jauh keadaan hidup mereka berbeda.

Dan, ketika telah terjadi pertemuan itu pasti akan sangat mempengaruhi kehidupan mereka berdua.

Tali terkadang bisa meregang dan menjadi kusut, yang bisa menunda penentuan pertemuan mereka. Namun satu hal yang harus diingat, bahwa ikatan benang tidak akan pernah terputus.

Arti Kesatuan Benang Merah

(Unsplash.com/KellySikkema)
(Unsplash.com/KellySikkema)

Sudut pandang tentang kehidupan dan hubungan seperti itu telah melahirkan filosofi holistik, yang menyatakan bahwa esensi vital kita tidak terbatas pada batas-batas tubuh fisik kita.

Ahli holistik menyatakan bahwa kita adalah satu dengan semesta dan melihat gagasan tentang Benang Merah sebagai salah satu cara untuk memahami arti kesatuan ini.

Pernahkah Anda berpikir, ''Orang ini bisa memasuki hidup saya karena suatu alasan".

Sangat mungkin, dan mungkin saja takdir telah membimbing Anda ke titik di mana Anda dapat membawa perubahan ke dalam kehidupan orang lain.

Filosofi ini berpendapat bahwa meskipun mungkin kita tidak menyadarinya, hidup kita bergerak ke arah yang telah ditentukan sebelumnya, dipandu oleh benang tak kasat mata yang dijalin ke dalam jalinan alam semesta itu sendiri.

Dan sementara itu, benang merah yang menghubungkan kita dengan belahan jiwa kita yang jauh semakin pendek. Seperti yang orang Jepang katakan, "dunia kita memiliki banyak rintangan, tetapi tidak ada yang terjadi secara kebetulan"

Penulis : Azarine Natazia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel