Arti Merger Gojek-Tokopedia dan Sederet Investor Blue Chip

·Bacaan 2 menit

VIVAGojek dan Tokopedia akhirnya mengumumkan nama GoTo sebagai implementasi merger. Hal itu setelah sekian lama tersiar kabar soal rencana penggabungan entitas bisnis kedua perusahaan.

Petingginya akan diisi antara lain oleh Andre Soelistiyo yang akan menduduki jabatan sebagai CEO GoTo Group. Sebelumnya Andre merupakan Co-CEO Gojek.

Sementara, Pacrick Cao akan menjadi President GoTo. Kevin Aluwi menjadi CEO Gojek dan Wiliam Tanuwijaya tetap sebagai CEO Tokopedia.

CEO sekaligus pendiri Tokopedia, William Tanuwijaya menjelaskan, arti pemilihan nama GoTo itu. Menurutnya, hari ini adalah hari yang sangat bersejarah dalam dunia teknologi. Merger ini adalah bentuk semangat yang juga berasal dari kata Gotong Royong.

"Dua perusahaan teknologi terbesar di Indonesia telah resmi bersatu dalam satu payung yang sama bernama GoTo. GoTo berasal dari singkatan Gojek dan Tokopedia, juga berasal dari kata gotong-royong, yang merupakan semangat di balik persatuan ini," kata William melalui laman Instagram pribadinya @liamtanu, Senin 17 Mei 2021.

William pun menambahkan bahwa gabungan Gojek dan Tokopedia dengan kekuatan visi dan misi yang begitu kuat ini, akan benar-benar mampu mendorong kemajuan bangsa.

Diketahui, nantinya GoTo sebagai hasil fusi dari Gojek dan Tokopedia ini akan berkutat di sektor bisnis jasa transportasi, pengiriman makanan, jasa keuangan, logistik, hingga e-commerce.

Investor Besar dari Alibaba hingga Google

Grup GoTo memiliki daftar investor blue-chip termasuk (sesuai abjad) Alibaba Group, Astra International, BlackRock, Capital Group, DST, Facebook, Google, JD.com, KKR, Northstar, Pacific Century Group, PayPal, Provident, Sequoia Capital, SoftBank Vision Fund 1, Telkomsel, Temasek, Tencent, Visa dan Warburg Pincus.

Goldman Sachs bertindak sebagai penasihat keuangan Gojek. Davis Polk & Wardwell LLP dan Assegaf Hamzah & Partners bertindak sebagai penasihat hukum Gojek. Citi bertindak sebagai penasihat keuangan Tokopedia. Allen & Overy LLP bertindak sebagai penasihat hukum Tokopedia.

Grup GoTo juga akan terus mengembangkan bisnisnya di pasar non Indonesia yang tumbuh pesat di mana Gojek beroperasi. Adapun negara-negara yang bakal jadi tempat operasi diantaranya Vietnam, Singapura dan Thailand.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel