Arti Syahadat dan Keutamaan Membaca Kalimatnya

·Bacaan 4 menit

Fimela.com, Jakarta Arti syahadat adalah bentuk ketauhidan dan keimanan yang sesungguhnya, yang kalimatnya merupakan bagian dari rukun islam yang pertama, selain shalat, zakat, puasa dan haji.

Arti dari kalimat syahadat "Asyhaduan Laa Ilaaha ill Allah, wa asyhadu anna Muhammad Rasuulullah" ada dua, yaitu Bersaksi tidak ada Tuhan selain Allah, dan bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah.

Kalimat syahadat ini memiliki banyak keutamaan saat membaca kalimatnya. Maka keutamaan syahadat ini dapat dirasakan, jika diucapkan dan diterapkan dengan sungguh-sungguh dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk memahami arti syahadat, berikut pengertian arti syahadat, pengucapan kalimatnya dan keutamaan membaca kalimatnya, dilansir dari Liputan6.com:

Kalimat Syahadat

Ilustrasi Muslimah Menunaikan Sholat Credit: freepik.com
Ilustrasi Muslimah Menunaikan Sholat Credit: freepik.com

"Asyhaduan Laa Ilaaha ill Allah, wa asyhadu anna Muhammad Rasuulullah"

Kalimat syahadat yang sering diucapkan tersebut, termasuk dalam bentuk kesaksian yang terdiri dari dua kalimat, dengan arti atau pemaknaan yang berbeda.

Kalimat syahadat tersebut, berasal dari bahasa Arab yaitu syahida yang artinya terlah bersaksi. Sehingga arti syahadat adalah memberi kesaksian dan memberi pengakuan.

Syahadat yang terdiri dari dua kalimat bersaksi ini, bisa juga disebut dengan Syahadatain, yaitu Ayshadu An-la ilaha illallah artinya saya bersaksi tiada tuhan selain Allah, dan kalimat Wa Ayshadu Anna Muhammada Rasulullah, artinya dan saya bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. (Hamid Ahmad At-Thahir, 2010).

Arti Syahadat

Ilustrasi Berdoa Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Berdoa Credit: pexels.com/pixabay

Arti syahadat adalah sebuah kesaksian dan pengakuan, bahwa tidak ada Tuhan selain Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah SWT. Syahadat juga termaksud kalimat tauhid, yang dijadikan sebagai pondasi pertama bagi seseorang yang menjadi seorang Muslim.

Kalimat syahadat termasuk dalam kalimat ikrar atau sumpah bagi orang Muslim, agar bersedia menerapkan ikrar tersebut dalam kehidupan sehari-hari, bahwa umat Muslim bersaksi tiada tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah.

Dengan mengucapkan kalimat syahadat, maka seorang Muslim harus melakukan kesaksian dan mengaku dalam kehidupan sehari-hari, dengan beribadah kepada Allah SWT, menjauhi larangannya, dan mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW.

Pengucapan Kalimat Syahadat

Ilustrasi Berdoa Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Berdoa Credit: pexels.com/pixabay

Pengucapan kalimat syahadat ini, diucapkan secara lisan minimal diucapkan sekali seumur hidup sebagai penyataan awal bagi pemeluk agama Islam. Karena rukun imam yang diajarkan oleh Allah adalah keesaan Allah atau Tauhid.

Pengucapan kalimat syahadat yang pertama yaitu laa ilaha illallah, yang artinya tidak ada tuhan selain Allah. Pengakuan iman ini diucapkan untuk membedakan orang Muslim dengan orang yang tidak beriman.

Kalimat syahadat ini menjadi sangat penting, karena ekspresi kalimat ini membebaskan konsep tauhid atau keesaan Allah, dari segala yang tidak suci dan menjadikannya menjadi suci, sederhana dan terlepas dari setiap bahaya syirik. (Begum ‘Aisyah Bawany, 1994:17).

Keutamaan Membaca Kalimat Syahadat

Ilustrasi/copyright shutterstock.com
Ilustrasi/copyright shutterstock.com

Jaminan Masuk Surga

Mengucapkan kalimat syahadat dalam kehidupan sehari-hari, bisa membawa kita menjadi penghuni surga. Seperti yang disabdakan Rasulullah SAW :

"Barang siapa yang akhir perkataannya sebelum menginggal dunia adalah laa ilaaha illallah, maka dia akan masuk surga." (HR. Abu daud)

Delapan Kunci Pintu Surga

Sesuai dengan sabda Rasulullah SAW: "Barang siapa mengucapkan: "Saya bersaksi bahwa tidak ada sesembah yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah SWT semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya, dan bersaksi bahwa Isa adalah hamba Allah dan anak dari hamba-Nya dan kalimat-Nya yang disampaikan kepada Maryam serta Ruh dari-Nya dan bersaksi pula bahwa surga adalah benar adanya dan neraka pun benar adanya", maka Allah pasti akan memasukkannya ke dalam surga dari delapan pintu surga yang mana saja yang dia kehendaki." (HR. Muslim)

Sehingga orang-orang yang senantiasa membaca dan mengucapkan kalimat syahadat, bisa menjadi penghuni surga dengan cara memasuki salah satu pintu, dari delapan pintu surga yang disediakan.

Menumbuhkan Sifat Tawakal

Keutamaan membaca kalimat syahadat juga bisa menumbuhkan sifat tawakal. Tawakal adalah kepercayaan hati dengan Allah SWT yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Maka jiwa orang yang selalu bersyahadat akan tenang dan bisa menghadapi segala masalah dengan berserah diri kepada Allah SWT.

Kebaikan Paling Utama

Dalam sebuah kisah, Abu dzar pernah bertanya pada Rasulullah: "Katakanlah padaku wahai Rasulullah, ajari aku amalan yang dapat menjauhkanku dari neraka."

Lalu Nabi Muhammad bersabda, "Apabila engkau melakukan kejelekan (dosa), maka lakukanlah kebaikan karena dengan melakukan kebaikan itu engkau akan mendapat sepuluh yang semisal.”

Abu dzar menjawab dan berkata, "Wahai Rasulullah apakah kalimat laa ilaaha illallah merupakan kebaikan? Rasulullah bersabda "Kalimat itu merupakan kebaikan yang paling utama. Kalimat itu dapat menghapuskan berbagai dosa dan kesalahan."

Dzikir Paling Utama

Dzikir adalah salah satu ibadah yang wajib di lakukan kaum muslim dan muslimin. Dzikir wajib dilakukan agar kita senantiasa mengingat Allah dalam keadaan apapun. Kalimat syahadat adalah salah satu dzikir, yang menjadi bacaan dzikir yang paling utama di mata Allah SWT.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel