Arti Verifikasi adalah Pemeriksaan Tentang Kebenaran Laporan, Kenali Tujuannya

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Arti verifikasi perlu kamu pahami. Pasalnya, istilah ini cukup sering muncul saat kamu menggunakan internet. Tidak jarang kata verifikasi muncul saat kamu ingin masuk ke akun media sosial yang digunakan.

Hal ini tidak mengherankan, karena verifikasi sendiri memang ditujukan untuk pemeriksaan tentang kebenaran suatu laporan. Jadi, saat kamu ingin masuk ke akun media sosial, verifikasi muncul untuk memastikan semua informasi yang kamu masukkan adalah benar dan berkaitan dengan akunmu tersebut.

Arti verifikasi adalah pemeriksaan tentang kebenaran laporan. Verifikasi ini tidak hanya bisa ditemukan pada penggunaan media sosial saja, namun juga dalam berbagai bidang lainnya dalam kehidupan.

Verifikasi data bahkan menjadi bagian penting pada saat melakukan penyusunan hasil penelitian. Hal ini digunakan sebagai bukti bahwasanya laporan yang akan dibuat benar-benar dapat dipertangungjawabkan. Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (4/11/2021) tentang arti verifikasi.

Arti Verifikasi

Ilustrasi Media Penelitian Credit: unsplash.com/Kim
Ilustrasi Media Penelitian Credit: unsplash.com/Kim

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti verifikasi adalah pemeriksaan tentang kebenaran laporan, pernyataan, perhitungan uang, dan sebagainya. Sementara itu, arti verifikasi data adalah pemeriksaan kebenaran data.

Arti verifikasi adalah proses membandingkan dua hal atau lebih yang berguna untuk memastikan keakuratan dan kebenaran suatu informasi. Arti verifikasi juga bisa dimaknai sebagai suatu konfirmasi yang dilakukan dengan menyediakan bukti objektif, yang menunjukkan bahwa persyaratan telah terpenuhi.

Sementara itu dalam konteks penelitian, arti verifikasi adalah proses menentukan kebenaran dari suatu pernyataan dengan menggunakan metode yang empirik dan pengujian ilmiah untuk memastikan suatu kebenaran. Verifikasi sebenarnya memang merupakan proses yang dilakukan oleh seorang peneliti untuk memastikan bahwa data yang dimasukkan sama dengan data dari sumber asli.

Menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronic Engineers)-STD-610, arti verifikasi data adalah sebuah pengujian sistem untuk membuktikan bahwa teknik pengumpulan data memenuhi semua persyaratan yang ditentukan pada tahap perkembangan tertentu sehingga mengurangi eror pada saat input data dalam berbagai jenis metode penelitian yang dilakukan.

Kamu mungkin bisa memahami arti verifikasi ini dengan contohnya pada media sosial yang sering kamu temukan. Hal ini bisa kamu lihat pada saat membuat kata sandi baru di akun media sosial. Biasanya, kamu akan diminta memasukkan kata sandi sebanyak dua kali. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa entri data persis sama untuk kedua kalinya, dan tidak ada kesalahan yang terjadi. Entri pertama diverifikasi terhadap entri kedua dengan mencocokkannya.

Tujuan Verifikasi Data

Ilustrasi data. Dok: datacenternews.asia
Ilustrasi data. Dok: datacenternews.asia

Verifikasi data tentunya memiliki tujuan tertentu. Seperti Liputan6 kutip dari penelitianilmiah.com, berikut beberapa tujuan verifikasi:

Meningkatkan keuntungan

Tujuan verifikasi data yang pertama adalah untuk meningkatkan keuntungan. Verifikasi data sangat perlu dilakukan untuk mengelola segala sesuatu secara internal. Data yang tidak akurat dan tidak diverifikasi dapat menghambat fungsi penelitian, sehingga dalam hal ini dapat memicu seseorang mengambil keputusan yang salah serta membatasi pertumbuhan penjualan dan keuntungan.

Mengurangi biaya

Mengurangi biaya pada saat penelitian dilakukan juga bisa menjadi salah satu tujuan dari melakukan verifikasi data yang berkualitas. Dengan data yang tepat, keputusan dapat dioptimalkan untuk perbaikan produk, layanan, dan berbagai fungsi lainnya yang dapat diperoleh dari hasil kajian yang dilakukan. Jadi, verifikasi data sangat penting dilakukan dalam penelitian.

Meningkatkan produktivitas

Verifikasi data juga memiliki tujuan untuk meningkatkan produktivitas. Verifikasi data yang tepat dan akurat dapat meningkatkan produktivitas karena memastikan kamu mendapatkan hasil penelitian terbaik. Oleh karena itu, hal ini membuktikan bahwa verifikasi data yang berkualitas memiliki dampak positif bagi percepatan riset.

Penelitian yang lebih baik

Sementara itu dalam penelitian, verifikasi bertujuan untuk membuat hasil kajian yang dilakukan dapat lebih baik berdasarkan kapasitas seorang peneliti. Dalam hal ini contohnya adalah ketika penelitian sudah berjalan dengan lancar, kamu perlu menjaga hubungan baik dengan responden. Hal ini dilakukan agar kamu bisa mencipatkan hubungan sosial yang lebih dekat dengan responden, sehingga kamu dapat mengorek panduan wawancara yang diperlukan.

Metode Verifikasi Data

Verifikasi  Credit: pexels.com/Dunn
Verifikasi Credit: pexels.com/Dunn

Menurut Hartina Sri Rahayu (2016), verifikasi data adalah metode akhir yang dipergunakan untuk meyakinkan bahwa data yang telah dikumpulkan tidak cacat dan akurat. Selain mengenali tujuan verifikasi, kamu juga perlu memahami macam-macam metode verifikasi data. Dilansir dari penelitianilmiah.com, berikut beberapa jenis metode verifikasi data yang yang biasanya dilakukan dalam sebuah penelitian:

Entri Ganda

Salah satu metode verifikasi data adalah entri ganda. Entri ganda lebih mengacu pada proses memasukkan data dua kali dan membandingkan kedua data penelitian agar bisa dijadikan pedoman dalam analisisnya.

Proofreading Data

Metode verifikasi selanjutnya yang perlu kamu ketahui adalah proofreading data. Dalam hal ini verifikasi dilakukan kepada orang lain dalam memeriksa entri terhadap dokumen asli.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel