Artis Cantik Thailand Chanya McClory Ngobrol Bareng VIVA Soal Film

·Bacaan 3 menit

VIVA – Siapa yang tidak kenal dengan pemeran Yuri dalam serial Netflix Girl From Nowhere season 2. Ya, sosok Chanya McClory pemeran Yuri dalam serial tersebut mampu membuat para penonton membencinya lantaran menangani kasus. Dalam menangani kasus, Yuri memiliki cara yang lebih buruk ketimbang Nanno dengan asal membunuh sana-sini.
Tidak hanya itu saja, karakter Yuri yang diperankan Chanya McClory dalam serial Girl From Nowhere juga memanipulasi orang lain untuk menyerang Nanno. Kesuksesan yang diraih Chanya McClory dalam memerankan karakter Yuri ini bukan tanpa perjuangan.

Baru-baru ini, secara eksklusif Chanya McClory menceritakan perjuangannya dalam meniti karier di industri hiburan Thailand kepada VIVA.co.id. Lantas bagaimana ceritanya? Simak di sini..

Dijelaskan Chanya awal mula dirinya bekerja di dunia entertainment Thailand saat dia bekerja di sebuah toko di Chatuchak Market 11 tahun yang lalu. Kala itu, pemilik toko tempat Chanya bekerja mengajak Chanya untuk berpartisipasi sebagai model.

“Karir saya dimulai 11 tahun yang lalu saat saya bekerja di toko di Chatuchak Market. Pemilik toko tempat saya bekerja saat itu punya channel video yang isinya catwalk, modeling dan meminta saya untuk ikut proyek itu,” kata Chanya McClory kepada VIVA melalui virtual meeting, Kamis 24 Juni 2021.

Dia kemudian menjadi pemeran tambahan di sejumlah series dan film serta iklan sebelum akhirnya mendapatkan peran utama dan dikenal luas publik dalam serial Netflix berjudul The Deadline pada 2018 lalu .

“Saya sendiri telah bekerja sebagai pemain tambahan di series dan film, iklan tapi saya belum pernah mendapat kesempatan sampai akhirnya sekitar 6 atau 7 tahun yang lalu saya mendapatkan peran utama dalam serial netflix The Deadline. Sejak saat itu saya mulai dikenal. Melalui series The Deadline ini, saya mulai dikenal orang dan orang mulai tahu kemampuan akting saya. Setelah The Deadline saya mendapat kesempatan membintangi The Standart dan Girl From Nowhere,” ungkap Chanya.

Meski mendapat pujian karena aktingnya dalam serial The Deadline dan bahkan mendapatkan penghargaan ‘Best Leading Female Performer - Digital’ di ajang 24th Asian Television Awards pada Januari 2020 lalu, Chanya juga sempat mendapat kritikan karena aktingnya yang dinilai kurang bagus.

“Tentu, ada banyak kritik. Saya sedih ketika mendapat kritik itu. Tapi saya percaya dengan apa yang miliki dan saya merasa 'oke saya tau saya bisa dan saya akan terus berakting',” kata pemeran Yuri dalam serial Girl From Netflix season 2 itu.

Ketika ditanya mengenai ungkapan yang disampaikan kepada orang-orang yang menatapnya sebelah mata di awal karirnya. Chanya mengaku hanya ingin agar semua orang bisa menjadi orang baik.

“Ada kalimat yang saya suka 'Be Kind for everyone you meet is fighting a battle you know nothing about' Ini lucu karena itu bukan kalimat yang berarti apapun. Ini lebih kepada ‘Jadilah orang yang baik, karena semua orang yang anda temui sedang berjuang yang mungkin tidak kamu ketahui sama sekali’,” kata Chanya.

Tidak hanya itu saja, sebelum menjadi sukses seperti saat ini, Chanya juga harus melewati sejumlah casting yang tidak mudah. Dia sempat merasa kelelahan karena harus menerima sejumlah penolakan dari sejumlah client untuk mendapatkan peran. Meski begitu dia mengaku tidak pantang menyerah.

“Waktu pertama kali saya mulai berakting saya sedikit mengalami kesulitan karena tidak mendapatkan peran utama. Iklan pertama saya 6 tahun lalu. Saya juga sempat merasakan kelelahan karena mendapat penolakan dari client saat menjalani sejumlah casting untuk mendapatkan peran,” kata Chanya.

Meski lelah dirinya tetap berjuang untuk bisa mewujudkan impiannya menjadi seorang aktris.

“Namun karena saya suka akting saya terus mengikuti sejumlah casting sampai akhirnya saya mendapatkan peran yang saya inginkan,” kata Chanya.

Dia juga merasa bahagia karena melalui debut pertamanya sebagai pemeran utama dalam The Deadline tahun 2018 dirinya bisa menginspirasi banyak orang karena perannya sebagai wanita yang menderita kanker.

“The Deadline membawa banyak kebahagiaan untuk saya karena akting saya dapat menginspirasi banyak orang untuk tetap menjalani hidup mereka. Karena The Deadline sendiri karakter saya adalah wanita yang menderita kanker. Jadi saya sangat bahagia karena semua orang bisa mengambil makna dari series itu. Selain itu saya juga suka ketika terlibat dalam sebuah produksi series itu seperti pergi ke lokasi syuting dan bertemu dengan orang-orang,” ungkap Chanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel