Info Arus Balik 7 Mei 2022: One Way dari KM 442 Bawen Sampai KM 47 Cikampek

Merdeka.com - Merdeka.com - PT Jasa Marga dan Polri memperpanjang sistem jalur satu arah atau One Way. Mulai dari KM 442 Simpang Susun (SS) Bawen Jalan Tol Semarang-Solo sampai dengan KM 47 Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta.

Sebelumnya, One Way sendiri diberlakukan dari KM 414 GT Kalikangkung Jalan Tol Batang-Semarang.

"Untuk memaksimalkan kapasitas transaksi di GT Cikampek Utama menuju arah Jakarta saat pemberlakuan One Way, saat ini Jasa Marga mengoperasikan 28 dari total 32 lajur transaksi yang tersedia," kata Corporate Communication and Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru dalam keterangannya, Sabtu (7/5).

Jasa Marga mengimbau pengguna jalan agar selalu berhati-hati dalam berkendara dan mematuhi rambu-rambu. Serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

"Pastikan kecukupan perbekalan, saldo uang elektronik dan BBM sebelum memasuki jalan tol agar perjalanan lebih nyaman," ujarnya.

"Pantau kondisi lalu lintas melalui CCTV real time di jalan tol melalui aplikasi Travoy," katanya.

Skenario Perpanjang One Way Sampai Semanggi

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyiapkan skenario memberlakukan sistem One Way hingga sampai Jalur Semanggi, Jakarta. Hal ini dilakukan apabila terjadi kepadatan kendaraan atau kemacetan pada saat arus balik Jakarta.

"Apabila arus baliknya padat akan ditarik ke KM 3.500 atau GT Halim, kalau dalam perkembangan kepadatan mau diurai maka akan kami tarik ekor One Way di gerbang Tol Semanggi," ujar Sigit kepada wartawan di Pospam Km 3+500, Jumat (6/5).

Salah satu alasan dilakukannya sistem satu arah (one way) karena adanya peningkatan kendaraan. Kebijakan ini sendiri diberlakukan sejak pukul 14.00 Wib. Bagi masyarakat yang terimbas sistem tersebut, sudah disiapkan jalur alternatif lain.

"Jadi beberapa rekayasa One Way atur Contraflow, lewat jalur arteri terhadap masyarakat yang mengarah ke Bandung, Jateng, kami siapkan jalur alternatif untuk kurangi risiko kepadatan kurangi crossing," ungkapnya.

"Data yang ada sampai saat ini kurang lebih ada 549.000 kendaraan yang melintas ke Jakarta. Jadi masih ada 1,7 juta lewat tol dan kurang lebih 480.483 lewat arteri," tambahnya. [noe]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel