Arus balik di Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Ru Belitung normal

Arus balik di Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Ru Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada Jumat atau H+3 Lebaran 2022 terpantau normal.

"Arus balik di Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Ru menuju Pelabuhan Sadai di Bangka Selatan terpantau normal," kata Supervisor PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bangka Lintasan Sadai - Tanjung Ru Janner Sinaga di Tanjung Pandan, Jumat.

Baca juga: Puncak arus balik di Bandara Belitung diperkirakan pada H+5 Lebaran

Ia mengatakan, sampai saat ini belum ada peningkatan pergerakan penumpang dan kendaraan baik yang tiba maupun menyeberang menuju Pulau Bangka dan Sumatera melalui pelabuhan penyeberangan tersebut.

Ia menambahkan, ASDP mengoperasikan sebanyak dua kapal ro-ro yaitu KMP Menumbing Raya (650 GT) dan KMP Gorare (236 GT) guna melayani arus mudik dan balik Lebaran 2022.

Baca juga: Arus balik di Pelabuhan Tanjung Pandan mulai terjadi hari ini

Dia menyebutkan, jadwal keberangkatan KMP Gorare sebanyak dua kali dalam seminggu (Rabu dan Minggu), sedangkan KM Menumbing Raya tiga kali dalam seminggu (Selasa, Kamis, dan Sabtu).

"Sampai saat ini kondisi arus mudik maupun balik berjalan lancar dan terkendali semua dilayani dengan baik," ujarnya.

Ia mengatakan, jumlah penumpang KMP Menumbing Raya berangkat dari Pelabuhan Tanjung Ru menuju Pelabuhan Sadai pada Kamis (5/5) sebanyak 34 penumpang dan 23 kendaraan.

Baca juga: Penumpang arus balik di Pelabuhan Tanjung Pandan meningkat

"Jumlah penumpang dan kendaraan masih relatif normal belum meningkat, kami masih menunggu berapa jumlah manifest pada hari Sabtu atau mendekati akhir cuti bersama dan libur panjang Idul Fitri," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel