Arus Balik Lebaran, Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Masih Dipadati Pemudik

Merdeka.com - Merdeka.com - Arus balik lebaran masih terlihat Pelabuhan Ketapang Banyuwangi. Hingga kini, kendaraan terus memadati pelabuhan yang bertujuan kembali ke pulau Bali, Senin (9/5).

Meski cukup padat, namun sirkulasi arus lalu lintas terpantau ramai lancar dan terus mengalir satu per satu masuk ke kapal ferry. Diketahui, puncak arus balik terjadi pada Minggu (8/5) kemarin.

Dalam puncak arus mudik tersebut, kurang lebih masih sekitar 65 persen masyarakat dan 72 persen kendaraan kembali ke pulau dewata. Namun sisanya masih sekitar 100 ribu orang masih belum meninggalkan Jawa untuk kembali ke Bali.

"Jadi masih ada sekitar 100 ribu orang atau 35 persen dan 28 persen kendaraan yang masih belum kembali dari Jawa ke Bali," kata Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Nasrun Pasaribu, Senin (9/5).

Data dari PT ASDP Cabang Ketapang, ada 203.102 penumpang yang menyeberang ke Bali. Roda 2 sebanyak 18.619 unit, roda empat 27.177 unit, dan sebanyak 1.378 bis menyeberang Selat Bali.

Pada arus mudik kemarin, penumpang yang menyeberang dari Pelabuhan Gilimanuk, Bali sebanyak 302.205 dengab membawa 48.005 unit kendaraan roda dua, 32.929 unit kendaraan roda empat serta 2.467 unit bus.

Meski puncak arus mudik sudah terjadi kemarin, namun kendaraan masih terus memadati Pelabuhan Ketapang. Untuk itu, personel kepolisian tetap disiagakan hingga beberapa hari kedepan.

"Kita tetap siap siaga, melakukan upaya antisipasi baik untuk hari ini maupun dalam beberapa hari ke depan," ujar Nasrun.

Nasrun menyebut, sebagian masyarakat memilih untuk kembali ke Bali setelah puncak arus balik untuk menghindari padatnya kendaraan. Dia memperkirakan arus balik akan terus bergeliat hingga beberapa hari ke depan. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel