Arus lalu lintas jalan tol dan Pantura Cirebon landai di dua arah

Arus lalu lintas di jalan Tol Palimanan-Kanci (Palikanci) dan arteri Pantai Utara (Pantura) Cirebon, Jawa Barat, terpantau landai untuk kedua arah, setelah kepolisian menghentikan rekayasa satu arah pada Senin dini hari.

"Pelaksanaan satu arah tadi malam pukul 24.00 WIB sudah dinormalkan," kata Kasatlantas Polres Cirebon Kota AKP Triyono Raharja di Cirebon, Senin.

Ia memastikan saat ini arus lalu lintas di wilayah hukum setempat landai, baik di jalur tol maupun arteri, meskipun memang masih ada beberapa pengendara sepeda motor yang melakukan perjalanan balik.

Namun kondisinya tidak seramai seperti tiga hari sebelumnya yang memang menjadi puncak arus balik Lebaran 2022.

"Alhamdulillah situasi sudah terlihat landai, dan tidak sepadat kemarin," tuturnya.

Baca juga: 120.000 kendaraan bergerak menuju ke arah Jakarta

ANTARA melaporkan pada Senin, di Tol Palikanci, sekitar jam 08.30 WIB, kedua jalur sudah digunakan untuk dua arah, baik yang ke Jakarta maupun dari Jakarta.

Kendaraan dari dua arah tersebut terpantau ramai, meskipun masih didominasi yang mengarah ke Jakarta dibandingkan dengan ke Jawa Tengah.

Kendaraan yang melaju di jalan tol tersebut bisa dengan kecepatan normal atau seperti biasa, berbeda pada masa arus mudik dan balik.

Bahkan, kendaraan bisa melaju dengan kecepatan 100 kilometer per jam, karena kedua jalur sudah tidak sepadat sehari sebelumnya.

Kondisi tersebut juga terjadi di arteri Pantura Cirebon, di mana kendaraan sudah tidak sepadat pada masa puncak, meskipun masih terdapat pengendara melakukan arus balik, namun semua landai.

Baca juga: Lalu lintas arus balik di tol Palikanci Cirebon ramai
Baca juga: Puncak arus balik di Tol Palikanci diprediksi terjadi 6-8 Mei 2022
Baca juga: Kendaraan arus balik ke arah Jakarta mulai terlihat di Tol Palikanci

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel