Update Arus Mudik: Tol Japek KM 50-KM 52 Padat, Cikampek KM 70-KM 414 One Way

Merdeka.com - Merdeka.com - Tol Jakarta-Cikampek tepatnya di Karawang Timur KM 50 - KM 52 arah Cikampek padat. Kepadatan diakibatkan volume lalu lintas meningkat dan antrean keluar masuk reat area. Informasi tersebut terpantau pada Minggu (1/5) sekitar pukul 08.04 WIB.

"#Tol_Japek Karawang Barat KM 50 - KM 52 arah Cikampek PADAT, kepadatan volume lalin," kata Jasa Marga seperti dikutip dari akun twitter @PTJASAMARGA.

Selain itu, kepadatan juga terpantau di Karawang Timur KM 56 - KM 57 arah Cikampek. Kepadatan lalu lintas disebabkan aktivitas kendaraan keluar masuk rest area.

Jasa Marga juga mengingatkan soal sistem satu arah atau one way dan ganjil genap diterapkan mulai dari GT Cikampek Utama KM 70 - GT Kalikangkung KM 414.

"Jalur Satu Arah (ONE WAY) Khusus Kendaraan kecil arah Semarang," kata Jasa Marga.

Sementara, pantauan lalu lintas di Tol Cikopo-Palimanan lancar. Tol Cipularang dan Tol Purbaleunyi Dawuan - Padalarang - Pasteur - Cileunyi lancar. ; Cileunyi - Pasteur - Padalarang - Dawuan juga dilaporkan lancar

Rekayasa lalu lintas one way diberlakukan dari Km 70 Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek hingga Km 414 GT Kalikangkung Jalan Tol Batang-Semarang. One way ini diterapkan sejak Sabtu (30/4) pukul 21.30 WIB.

Hal ini dikutip dari siaran pers yang dikeluarkan Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru.

One way telah diperpanjang sebelumnya hingga Km 442 Simpang Susun Bawen Jalan Tol Semarang-Solo. Seusai diskresi kepolisian melihat kondisi lapangan sejak pukul 16.10, one way dari Banyumanik Km 420 sampai Bawen Km 442 ditutup.

Pada pukul 20.35 dilanjutkan penutupan one way dari GT Kalikangkung Km 414 sampai Banyumanik Km 420. Saat ini yang berlangsung one way Km 70 GT Cikampek Utama sampai Kalikangkung Km 414. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel