Asabri Serahkan Santunan pada Keluarga Kabinda Papua

Fikri Halim, Mohammad Yudha Prasetya
·Bacaan 2 menit

VIVA – PT Asabri (Persero) menyerahkan santunan kepada ahli waris almarhum Mayjend TNI Anumerta I Gusti Putu Danny Karya Nugraha, Kepala Badan Intelijen Nasional Daerah (Kabinda) Papua yang gugur saat terlibat kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Direktur Utama PT Asabri, Wahyu Suparyono menjelaskan, santunan itu terdiri dari Risiko Kematian Khusus (RSKK) sebesar Rp450 juta, beasiswa Rp60 juta, dan Nilai Tunai Tabungan Asuransi (NTTA) sebesar Rp62.904.100.

"Prajurit aktif yang melaksanakan tugas dan gugur karena kontak fisik senjata akan mendapat Manfaat Asuransi Jaminan Kecelakaan Kerja dan Tabungan Hari Tua," kata Wahyu dalam keterangan tertulisnya, Rabu 5 Mei 2021.

Baca juga: Super Air Jet Sudah Kantongi Surat Izin Usaha Angkutan Udara

Wahyu memastikan, langkah ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) 54 Tahun 2020 tentang Asuransi Sosial Prajurit Prajurit TNI, Anggota POLRI dan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Kementerian Pertahanan dan Kepolisian Republik Indonesia.

Penyerahan Santunan RSKK dilakukan oleh Direktur Utama PT Asabri, Wahyu Suparyono, didampingi oleh Komisaris Utama Asabri, Fary Djemi Francis, dan disaksikan oleh Kepala Biro SDM Sestama BIN, Brigjen TNI A. Adipati Karnawidjaja, serta Direktur Utama Bank Mandiri Taspen Elmamber P. Sinaga beserta jajarannya.

Adapun santunan RSKK ini diterima langsung oleh ahli waris Ny. Maria Carolina yang merupakan istri almarhum Mayjen TNI (Anumerta) I Gusti Putu Danny Karya Nugraha, di kediaman almarhum di wilayah Cijantung, Jakarta Timur pada Selasa 4 Mei 2021 kemarin.

Komisaris Utama Asabri, Fary Djemi Francis berharap, santunan yang diberikan Asabri ini dapat bermanfaat bagi keluarga almarhum. Dia menyampaikan, segenap Manajemen dan Keluarga Besar PT Asabri (Persero) turut berbela sungkawa atas gugurnya almarhum.

"Semoga almarhim ditempatkan di tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan juga kesabaran," ujarnya.

Diketahui, Asabri kembali menunjuk PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) sebagai mitra kerja, untuk penyaluran manfaat asuransi yang diterima oleh ahli waris. Dalam kegiatan ini, Direktur Utama Mandiri Taspen Elmamber P. Sinaga juga memberikan tali asih berupa santunan pendidikan sebesar Rp25 juta kepada ahli waris korban, sebagai bentuk kepedulian untuk pahlawan yang gugur dalam menjalankan tugas negara.

Almarhum gugur saat terlibat kontak tembak dengan KKB di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua pada 25 April 2021. Ketika itu, KKB melakukan aksi penghadangan terhadap iring-iringan Satgas BIN dan Satgas TNI-Polri, yang sedang melakukan patroli rutin dalam perjalanan menuju Kampung Dambet.

Almarhum meninggalkan istri Ny. Maria Carolina, dan dua orang putra I Gusti Putu Arjuna Karya yang berumur 19 tahun dan I Gusti Krisna Karya yang berumur 12 tahun.