ASABRI Serahkan Santunan Prajurit TNI dan Polri Gugur di Papua

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Indonesia kembali berduka atas gugurnya 2 putra terbaik bangsa akibat serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Kiwirok, Papua.

Praka (Anm) Ida Bagus Putu Suwarna gugur saat terjadi baku tembak antara KKB dengan Pasukan TNI-Polri yang pada waktu itu sedang mengamankan lokasi evakuasi jenazah suster Gabriella Maelani pada tanggal 21 September 2021. Kemudian pada tanggal 26 September 2021 terjadi kontak senjata antara KKB di Mako Polres Kiwirok yang mengakibatkan gugurnya Bharatu (Anm) Muhammad Kurniadi Sutio.

Bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila, Jum’at, 1 Oktober 2021 PT ASABRI (Persero) menyerahkan Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK) kepada ahli waris, 2 putra terbaik bangsa yang gugur akibat kontak senjata dengan KKB di Papua Barat.

Penyerahan SRKK ini dilakukan secara serentak kepada ahli waris di 2 (dua) Kota yaitu Pontianak dan Aceh. Manfaat Asuransi ini diserahkan oleh Kepala Cabang ASABRI di 2 wilayah tersebut dan disaksikan secara daring oleh Dewan Komisaris serta Direksi PT ASABRI (Persero), Jajaran Kodam IV/DIP, Kodam XII/TPR, Polda Aceh, Polres Tamiang, Direktur Bank Mantap, serta jajaran terkait melalui zoom meeting.

Ahli waris menerima manfaat sesuai dengan ketentuan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2020 diantaranya Santuan Risiko Kematian Khusus (SRKK), Nilai Tunai Tabungan Asuransi (NTTA) dan Beasiswa bagi yang memiliki anak. Manfaat yang diterima oleh Praka (Anm) Ida Bagus Ketut Suwarna diserahkan kepada Ida Bagus Ketut Sutelsa ayahanda Alm, berupa SRKK sebesar Rp 450.000.000,- dan NTTA sebesar Rp 3.338.500,-. Manfaat Asuransi ini diserahkan oleh Tanjung (Kepala Cabang ASABRI Pontianak).

Selanjutnya, manfaat yang diterima oleh Alm. Bharatu Muhammad Kurniadi Sutio, diserahkan kepada Zakirsyah ayahanda Alm berupa, SRKK sebesar Rp 450.000.000,- dan NTTA sebesar Rp 1.303.000,- yang diserahkan oleh Hari (Kepala Kantor Cabang ASABRI Loksumawe).

Direktur Utama PT ASABRI Wahyu Suparyono menyampaikan turut berbela sungkawa atas gugurnya 2 (dua) kusuma bangsa.

“Saya mewakili Direksi dan seluruh karyawan PT ASABRI (Persero) turut berduka sedalam-dalamnya atas gugurnya 2 orang pejuang terbaik Indonesia beberapa waktu lalu, semoga kedua Almarhum ditempatkan di tempat terbaik Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan. Amin,” katanya, Sabtu (2/10/2021).

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Peningkatan Kualitas Layanan

PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Persero) atau disingkat PT ASABRI (Persero). (Liputan6.com/Faizal Fanani)
PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Persero) atau disingkat PT ASABRI (Persero). (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Hal ini juga turut disampaikan oleh Komjen Pol (Purn) Aridono Sukmanto selaku Komisaris Independen PT ASABRI. Dirinya mengatakan, atas nama Dewan Komisaris PT ASABRI berkomitmen untuk terus berusaha meningkatkan kualitas pelayanan dalam melaksanakan seluruh kewajibannya kepada peserta.

"Kami turut berbela sungkawa atas gugurnya 2 pahlawan terbaik Indonesia semoga almarhum mendapat tempat yang terbaik disisi Tuhan Yang Maha Esa,” imbuhnya.

Pada kegiatan salah satu Mitra ASABRI yaitu Bank MANTAP memberikan tali asih untuk kedua orang pahlawan terbaik bangsa masing-masing Rp10.000.000.

Anggota Yonif 403/Wirasada Pratista Praka (Anm) Ida Bagus Putu Suwarna dan Anggota Brimob Kelapa Dua Bharatu (Anm) Muhammad Kurniadi Sutio merupakan korban dari rentetan ketegangan yang terjadi beberapa waktu terakhir akibat ulah KKB.

Penyerangan yang terjadi telah menelan banyak korban dan membawa duka bagi bangsa. Semoga prajurit-prajurit terbaik bangsa selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa dalam menjalankan tugasnya menjaga NKRI.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel