Asal Usul Mi Instan dan Merek Pertama di Indonesia

Merdeka.com - Merdeka.com - Isu kenaikan harga mi instan mencuat di Indonesia. Isu ini pertama kali dilontarkan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo yang meminta masyarakat berhati-hati akan adanya kenaikan harga makanan yang berbahan gandum itu. Kenaikan harga makanan andalan anak kos itu disebut-sebut sebagai dampak dari adanya perang Rusia-Ukraina.

Kendati harga mi instan belum melambung tinggi, pedagang pasar dan retail di Bali mengaku telah merasakan kenaikan harga sedikit demi sedikit.

Tak hanya soal harga, perlu diketahui bahwa mi instan yang terkenal dengan kelezatannya tersebut merupakan hasil dari evolusi yang panjang. Awalnya, mi instan diciptakan untuk mengatasi wabah kelaparan. Namun sekarang, mi instan berubah menjadi santapan yang enak dan mengenyangkan.

Berikut sejarah dan merk mi instan pertama di Indonesia seperti dikutip dair brilio.net:

Muncul Pertama Tahun 1958

Pertama kali muncul pada 1958, kelahiran mi instan di Jepang hanya berselang sepuluh tahun sejak kekalahan Jepang dalam Perang Dunia II. Situasi pasca perang membuat penduduk Jepang mengalami krisis pangan.

Melihat hal ini, seorang pengusaha bernama Momofuku Ando tak tinggal diam. Dia menyulap mi yang proses pembuatannya lama dan tak tahan lama menjadi mi instan yang kita kenal sekarang. Produk pertamanya diberi nama Chicken Ramen.

Hasilnya luar biasa. Mi dengan kuah lezat bisa langsung disantap berbekal seduhan air panas. Mi instan juga tahan lama sehingga mudah didistribusikan ke seluruh pelosok Jepang. Alhasil, masyarakat Jepang mengandalkan mi instan untuk memenuhi kebutuhan pangan di masa krisis ini.

Mi Instan Pertama di Indonesia

Ternyata, mi instan ini tak hanya diminati masyarakat Jepang saja, tapi juga menyebar ke Asia, Eropa serta Amerika. Pada tahun 1968, mi instan tiba di Tanah Air. Mi instan pertama hadir di Indonesia dengan merek Supermi dipelopori oleh PT Lima Satu Sankyu (yang kini sudah diakuisisi PT. Indofood CBP Sukses Makmur, Tbk).

Supermi pertama hadir dengan rasa kaldu ayam. Lalu disusul dengan berbagai inovasi rasa lainnya. Salah satunya yang selalu menjadi favorit dari dulu hingga kini adalah Supermi rasa Ayam Bawang. Dan seiring berjalannya waktu, Supermi menghadirkan inovasi terbarunya yakni Supermi Nutrimi dengan rasa steak ayam yang merupakan produk pilihan lebih sehat.

Mi instan selalu berevolusi dengan banyaknya variasi penyajian dan rasa. Produsen mi instan juga mengambil inspirasi dari berbagai masakan khas nusantara loh.

Misalnya, mi instan rasa sop buntut, sup sayuran, rendang, ayam panggang, dan banyak lagi. Selain itu variasi toppingnya pun beragam mulai dari daging nabati yang menyerupai bakso, hingga sayuran seperti jagung dan wortel yang bergizi. [idr]