ASDP imbau dua poin penting kepada pemudik yang akan menyeberang

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengimbau dua poin penting kepada pemudik yang hendak melakukan penyeberangan.

"Masih ada dua hal, pertama kami mohon agar masyarakat bisa melakukan reservasi tiket jauh hari sebelumnya. Dan reservasi tiket ini bisa dilakukan pada H-60," ujar Direktur Utama ASDP Ira Puspadewi di Merak, Banten pada Kamis.

Ira juga menambahkan agar merencanakan dan menghitung waktu perjalanan agar lebih mendekati waktu masuk ke kapal.

Masih ada perilaku yang cukup banyak dimana orang mepet sekali datang ke Pelabuhan, dan belum memiliki tiket.

"Kedua, kami mohon juga dengan melihat trafik di jalan, dihitung sehingga waktunya ke pelabuhan itu mendekati waktu di mana memang para penumpang sudah boleh masuk," katanya.

Dengan demikian hal ini sudah mirip sekali dengan misalnya moda transportasi lain kereta api dan pesawat di mana waktunya sudah ditentukan.

Kalau ada orang yang datang lebih dulu misalnya beda dengan pesawat dan kereta api, maka di kapal ferry para penumpangnya membawa kendaraan sehingga jika mereka datang terlebih dahulu maka akan memakan ruang baik di jalan umum, arteri dan juga di Pelabuhan.

"Jadi dua hal sekali lagi yang kami mohon yakni pertama pesan tiket jauh-jauh hari, terutama ketika arus balik.
Kedua, kami mohonkan dihitung waktunya sehingga waktunya penumpang untuk masuk ke pelabuhan dekat," kata Ira.

Menurut Ira, tahun ini merupakan tahun yang bermakna baru bagi semua pihak karena setelah COVID-19, inilah baru pertama kalinya pemerintah untuk membolehkan mudik.

Berdasarkan data per hari ini, Kamis (28/4) sudah ada orang yang menyeberang lebih dari 320 ribu, sementara kendaraan yang sudah menyeberang lebih dari 65.000 kendaraan.
Baca juga: Kapolda Lampung sarankan ASDP tambah dermaga bagi sepeda motor
Baca juga: Menhub rekomendasikan tiket penyeberangan siang hari lebih murah

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel