ASDP: Pengguna Ferizy naik 58 persen

·Bacaan 3 menit

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) berhasil mencatatkan pertumbuhan pengguna yang membeli tiket penyeberangan via Ferizy periode Januari - September 2021 mencapai 245.719 user atau tumbuh sebesar 58 persen bila dibandingkan dengan tahun 2020.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengatakan, peningkatan user Ferizy pada tahun ini merupakan bukti komitmen ASDP dalam mengakselerasi digitalisasi penyeberangan melalui layanan online ticketing Ferizy yang diimplementasikan di 4 pelabuhan utama yakni Merak, Bakauheni, Ketapang dan Gilimanuk.

"Perlahan namun pasti, ASDP telah berhasil melakukan peningkatan taraf peradaban dalam industri penyeberangan yang lebih modern. Kami meyakini bahwa digitalisasi penyeberangan yang kami lakukan saat ini juga mampu mengubah wajah industri penyeberangan menjadi berkelas dunia, tentu dengan penguatan pada sisi kualitas layanan dan keselamatan penumpang," kata Shelvy Arifin dalam keterangannya yang dipantau di Jakarta, Jumat.

Shelvy mengatakan, ASDP mencatat sejak awal implementasi Ferizy hingga saat ini, jumlah pengguna mencapai 669.377 user, dengan rata-rata pertumbuhan sejumlah 27.302 user di tiap bulannya selama Tahun 2021.

Hal ini menunjukkan adanya pertumbuhan pengguna Ferizy yang cukup signifikan mengingat jumlah pengguna saat awal implementasi pada 1 Mei 2020 adalah 45.295 user.

Kata dia, jika dilihat berdasarkan data produksi sejak 1 Mei 2020 hingga saat ini, tercatat bahwa Ferizy telah melayani 1,14 juta pejalan kaki dan 7,88 juta kendaraan di 4 pelabuhan utama.

Jika dibandingkan dengan produksi periode Mei - Desember 2020, didapati bahwa produksi di Tahun 2021 mengalami pertumbuhan sebesar 29 persen atau sejumlah 1,15 juta pengguna jasa.

ASDP terus berupaya melakukan perbaikan dan peningkatan layanan yang dilakukan secara berkelanjutan demi mengimbangi dinamika bisnis dan perubahan tuntutan pengguna jasa penyeberangan dan pelabuhan di tengah kondisi pandemi COVID-19 ini.

"Kami tetap memastikan penerapan protokol kesehatan di pelabuhan dan kapal juga ditingkatkan dan dilaksanakan secara ketat sesuai prosedur yang berlaku. Keselamatan, kesehatan dan kenyamanan seluruh pengguna jasa maupun petugas ASDP menjadi prioritas utama kami," ujar Shelvy.

Ia menambahkan, salah satu komitmen ASDP adalah terus memacu penetrasi digitalisasi penyeberangan melalui layanan online ticketing Ferizy yang telah berlaku di 4 pelabuhan utama yakni Merak, Bakauheni, Ketapang dan Gilimanuk, serta penerapan metode pembayaran non tunai (cashless) dengan kartu uang elektronik, virtual account dan dompet elektronik yang penerapannya dilakukan di lebih dari 20 pelabuhan ASDP.

Belum lama ini, ASDP mendukung program Pemerintah dalam meminimalisir penyebaran Covid-19 dengan menerapkan verifikasi data vaksin pengguna jasa pada proses reservasi tiket online Ferizy yang terintegrasi bertahap dengan Aplikasi PeduliLindungi.

Layanan penjualan tiket online Ferizy yang berlaku di Merak, Bakauheni, Ketapang dan Gilimanuk telah terintegrasi dengan Aplikasi PeduliLindungi, dimana data vaksin menjadi syarat wajib dalam proses reservasi tiket online di Ferizy.

Sejak pandemi tahun lalu, ASDP mengimbau pengguna jasa agar mempersiapkan perjalanannya, dengan melakukan pembelian tiket online secara mandiri via Ferizy, terutama di lintas penyeberangan Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk.

Kini beli tiket via online semakin mudah, beli sendiri melalui ponsel mulai dari H-60 hingga maksimal 2 jam sebelum jadwal masuk pelabuhan.

Pengguna jasa tidak perlu antre lagi di pelabuhan, cukup scan barcode yang didapat saat beli daring (online), lalu akan mendapatkan Boarding Pass untuk naik ke kapal.

"Pembelian tiket secara online ini turut mendukung kebijakan Pemerintah di masa pandemi Covid-19 untuk menjaga jarak (physical distancing) demi meminimalisir interaksi dengan petugas loket," ujarnya.

Shelvy menambahkan, untuk tahun 2021 ini, ASDP menargetkan dapat meraih total pendapatan sebesar Rp3,8 triliun dengan capaian laba bersih sebesar Rp111,24 miliar.

Adapun produksi penyeberangan pada tahun ini, ASDP membidik target penumpang yang dilayani sebanyak 5,9 juta orang, kendaraan roda 2 & 3 sebanyak 3,3 juta unit, kendaraan roda 4 sebanyak 2,9 juta unit, dan total barang yang diangkut sebanyak 1,2 juta ton.

Baca juga: ASDP integrasikan layanan tiket Ferizy dengan aplikasi PeduliLindungi
Baca juga: Luhut dorong ASDP terapkan digitalisasi seluruh pelabuhan
Baca juga: Masyarakat sambut baik aplikasi Ferizy

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel