Aset Tetap adalah Sumber Daya Keuntungan Jangka Panjang. Pahami Pengertian dan Karakteristiknya

Aset Tetap adalah Sumber Daya Keuntungan Jangka Panjang. Pahami Pengertian dan Karakteristiknya
Aset Tetap adalah Sumber Daya Keuntungan Jangka Panjang. Pahami Pengertian dan Karakteristiknya

RumahCom – Aset tetap adalah aset berwujud yang mempunyai masa manfaat lebih dari 12 bulan untuk digunakan, atau dimaksudkan untuk digunakan, dalam kegiatan pemerintah daerah atau dimanfaatkan oleh masyarakat umum. Aset tetap diakui pada saat manfaat ekonomi masa depan dapat diperoleh dan nilainya dapat diukur dengan handal. Pengakuan aset tetap sangat andal bila aset tetap telah diterima atau diserahkan hak kepemilikannya dan atau pada saat penguasaannya berpindah.

Apabila perolehan aset tetap belum didukung dengan bukti secara hukum dikarenakan masih adanya suatu proses administrasi yang diharuskan, seperti pembelian tanah yang masih harus diselesaikan proses jual beli (akta) dan sertifikat kepemilikannya di instansi berwenang, maka aset tetap tersebut tetap diakui pada saat pembelian atau pembayaran dan dicatat dalam Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) bahwa tanah tersebut belum bersertifikat dan masih dalam pengurusan.

  • Pengertian Aset Tetap Adalah

  • Karakteristik Aset Tetap

  • Fungsi Aset Tetap

  • Kategori Aset Tetap

  • Contoh Aset Tetap

  • Cara Mendapatkan Aset Tetap

  • Penyusutan Aset Tetap Adalah

[ArticleCallout]{ “title”: “Apa itu Collateral? Ini Penjelasan, Jenis, Syarat, Hingga Manfaatnya!”, “excerpt”: “Simak Selengkapnya di Sini!”, “link”: “https://www.rumah.com/panduan-properti/collateral-adalah-69879”, “image”: “https://img.iproperty.com.my/angel/520×300-crop/wp-content/uploads/sites/5/2022/08/Alt-Text-Apa-itu-Collateral-Jenis-Syarat-Hingga-Manfaatnya.png” } [/ArticleCallout]

Pengertian Aset Tetap Adalah

<em>Aset tetap diklasifikasikan berdasarkan kesamaan dalam sifat atau fungsinya. Sumber: Istimewa</em>
Aset tetap diklasifikasikan berdasarkan kesamaan dalam sifat atau fungsinya. Sumber: Istimewa

Aset tetap adalah aset berwujud yang dimiliki untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa, untuk direntalkan kepada pihak lain, atau untuk tujuan administratif; dan diharapkan untuk digunakan selama lebih dari satu periode. Demikian pengertiannya seperti dilansir dari Wikipedia. Lalu apa saja yang dimaksud aset tetap?

Aset tetap diklasifikasikan berdasarkan kesamaan dalam sifat atau fungsinya dalam aktivitas operasi entitas. Tanah, peralatan dan mesin, gedung dan bangunan, merupakan salah satu yang dimaksud dengan aset tetap.

Aset tetap dinilai dengan biaya perolehan. Apabila penilaian aset tetap dengan menggunakan biaya perolehan tidak memungkinkan maka nilai aset tetap didasarkan pada nilai wajar pada saat perolehan. Dalam keadaan suatu aset yang dikonstruksi/dibangun sendiri, maka suatu pengukuran yang dapat diandalkan atas biaya dapat diperoleh dari transaksi pihak eksternal dengan entitas tersebut untuk perolehan bahan baku, tenaga kerja, dan biaya lain yang digunakan dalam proses konstruksi.

Karakteristik Aset Tetap

<em>Agar dapat diakui sebagai aset tetap, ada sejumlah kriteria yang harus dipenuhi. Sumber: Istimewa</em>
Agar dapat diakui sebagai aset tetap, ada sejumlah kriteria yang harus dipenuhi. Sumber: Istimewa

Biaya perolehan aset tetap yang dibangun dengan cara swakelola meliputi biaya langsung untuk tenaga kerja, bahan baku, dan biaya tidak langsung termasuk biaya perencanaan dan pengawasan, perlengkapan, tenaga listrik, sewa peralatan, dan semua biaya lainnya yang terjadi berkenaan dengan pembangunan aset tetap tersebut.

Bila aset tetap diperoleh dengan tanpa nilai, maka biaya aset tersebut adalah sebesar nilai wajar pada saat aset tersebut diperoleh. Selain itu, untuk dapat diakui sebagai aset tetap, ada sejumlah kriteria yang harus dipenuhi, diantaranya:

  1. berwujud;

  2. mempunyai masa manfaat lebih dari 12 bulan;

  3. biaya perolehan aset dapat diukur secara andal;

  4. tidak dimaksudkan untuk dijual dalam operasi normal entitas;

  5. diperoleh atau dibangun dengan maksud untuk digunakan;

  6. merupakan objek pemeliharaan atau memerlukan biaya/ongkos untuk dipelihara;

  7. dan nilai rupiah pembelian barang material atau pengeluaran untuk pembelian barang tersebut memenuhi batasan minimal kapitalisasi aset tetap yang telah ditetapkan.

Fungsi Aset Tetap

<em>Unit organisasi pemakai aset tetap berfungsi mengelola pemakaian aset tetap. Sumber: Istimewa</em>
Unit organisasi pemakai aset tetap berfungsi mengelola pemakaian aset tetap. Sumber: Istimewa

Dalam pengaplikasiannya untuk sistem akuntansi, aset tetap memiliki dua fungsi utama yakni fungsi pemakai dan fungsi penelitian dan pengembangan. Fungsi pemakai bertanggung jawab mengajukan usulan investasi dalam aset tetap dan mengajukan surat permintaan otorisasi investasi untuk merealisasikan perolehan aset tetap. Hal itu misalnya tercantum dalam anggaran investasi yang telah disetujui oleh rapat umum pemegang saham, yang mana unit organisasi pemakai aset tetap berfungsi mengelola pemakaian aset tetap.

Sedangkan terkait penelitian dan pengembangan, maka fungsinya adalah untuk bertanggung jawab mengajukan usulan investasi aset tetap yang dimanfaatkan bersama oleh lebih dari satu fungsi. Di samping itu, fungsi ini bertanggung jawab melakukan studi kelayakan setiap usulan investasi dari berbagai fungsi lain dalam perusahaan.

Kecuali tanah, semua bentuk aset tetap dikenai penyusutan atau depresiasi. Artinya nilai aset tetap selain tanah, misalnya mobil, berkurang seiring dengan usia pemanfaatannya. Mau punya rumah yang nilai investasinya bakal naik terus? Cek pilihan rumahnya di Parung Panjang dengan harga di bawah Rp500 jutaan di sini!

Kategori Aset Tetap

<em>Ada enam kategori yang masuk dalam aset tetap. Sumber: </em><a href="https://id2-cdn.pgimgs.com/listing/19492034/UPHO.112878025.V800/Dijual-Tanah-SHM-28000-m2-di-Jl-Urip-Sumoharjo-Kota-Makassar-Makassar-Indonesia.jpg" rel="nofollow noopener" target="_blank" data-ylk="slk:Rumah.com" class="link "><em>Rumah.com</em></a>
Ada enam kategori yang masuk dalam aset tetap. Sumber: Rumah.com

Aset tetap diklasifikasikan berdasarkan kesamaan dalam sifat atau fungsinya dalam aktivitas operasi entitas. Berikut kategori yang masuk dalam aset tetap.

  1. Tanah

Tanah yang dikelompokkan sebagai aset tetap ialah tanah yang diperoleh dengan maksud untuk dipakai dalam kegiatan operasional pemerintah dan dalam kondisi siap dipakai.

  1. Peralatan dan Mesin

Peralatan dan mesin mencakup mesin-mesin dan kendaraan bermotor, alat elektronik, inventaris kantor, dan peralatan lainnya yang nilainya signifikan dan masa manfaatnya lebih dari 12 bulan dan dalam kondisi siap pakai.

  1. Gedung dan Bangunan

Gedung dan bangunan mencakup seluruh gedung dan bangunan yang diperoleh dengan maksud untuk dipakai dalam kegiatan operasional pemerintah dan dalam kondisi siap dipakai.

  1. Jalan, Irigasi, dan Jaringan

Jalan, irigasi, dan jaringan mencakup jalan, irigasi, dan jaringan yang dibangun oleh pemerintah daerah serta dimiliki dan/atau dikuasai oleh pemerintah daerah dan dalam kondisi siap dipakai.

  1. Aset Tetap Lainnya

Aset tetap lainnya mencakup aset tetap yang tidak dapat dikelompokkan ke dalam kelompok aset tetap di atas, yang diperoleh dan dimanfaatkan untuk kegiatan operasional pemerintah daerah dan dalam kondisi siap dipakai.

  1. Konstruksi Dalam Pengerjaan

Konstruksi dalam pengerjaan mencakup aset tetap yang sedang dalam proses pembangunan namun pada tanggal laporan keuangan belum selesai seluruhnya.

Contoh Aset Tetap

<em>Aset tetap dalam suatu perusahaan digolongkan menjadi dua yakni berwujud dan tidak berwujud. Sumber: Istimewa</em>
Aset tetap dalam suatu perusahaan digolongkan menjadi dua yakni berwujud dan tidak berwujud. Sumber: Istimewa

Sistem akuntansi dalam aset tetap bertanggung jawab atas pengelolaan aset tetap perusahaan. Sehingga fungsi ini memiliki wewenang dalam penempatan, pemindahan, dan penghentian pemakaian aset tetap. Menurut Ikatan Akuntan Indonesia, aset tetap dalam suatu perusahaan dapat digolongkan menjadi dua macam yakni aset tetap berwujud dan aset tetap tidak berwujud.

Aset tetap berwujud (Tangible assets) adalah aset berwujud yang berumur panjang lebih dari satu tahun periode akuntansi dan sifatnya permanen. Kegunaannya  dalam operasi perusahaan dan dibeli bukan untuk dijual lagi dalam operasi normal perusahaan. Contoh aset tetap berwujud ialah tanah, bangunan, mesin, dan alat-alat kendaraan dan lain-lain.

Sedangkan aset tetap tidak berwujud (Intangible assets) adalah aset berumur panjang yang tidak mempunyai karakteristik fisik dan yang dibeli bukan untuk dijual kembali, serta digunakan dalam operasi normal perusahaan. Aset tetap tidak berwujud merupakan hak-hak yang dimiliki yang dapat digunakan lebih dari satu tahun. Aset seperti ini mempunyai nilai karena diharapkan dapat memberikan sumbangan pada laba. Contoh aset tetap tidak berwujud adalah hak paten, hak cipta (copyright), merek dagang, franchise, goodwill, Hak Guna Bangunan, hingga Hak Sewa.

Cara Mendapatkan Aset Tetap

<em>Untuk mendapatkan aset tetap ada enam cara yang bisa dilakukan. Sumber: Istimewa</em>
Untuk mendapatkan aset tetap ada enam cara yang bisa dilakukan. Sumber: Istimewa

Ada enam cara umum yang digunakan dalam memperoleh aset tetap. Keenamnya adalah pembelian secara tunai, pembelian kredit, pembelian dengan wesel bunga, pembelian gabungan (dalam satu paket), membangun sendiri, dan adanya sumbangan dari pihak lain. Masing-masing penjelasannya sebagai berikut:

  1. Pembelian secara tunai. Dalam pembelian secara tunai, harga perolehan adalah harga beli bersih setelah dikurangi potongan tunai ditambah dengan pengeluaran-pengeluaran.

  2. Pembelian kredit. Pembelian secara kredit jangka panjang pada umumnya melibatkan bunga. Bunga dapat ditetapkan secara eksplisit dan secara implisit. Bunga eksplisit dalam pembelian kredit adalah bunga yang ditetapkan secara jelas/terus terang. Sedangkan bunga implisit adalah bunga yang ditetapkan tidak secara terus terang sehingga harus mencari terlebih dahulu bunganya.

  3. Pembelian dengan wesel bunga. Dalam pembelian aset dengan jumlah rupiah yang besar, terkadang perusahaan membayarnya dengan wesel berbunga. Biasanya pembeli diwajibkan membayar uang muka dan sisanya dibayar dengan wesel berbunga dimana bunga wesel dibayar pada saat jatuh tempo wesel tersebut. Harga perolehan aset dihitung dengan jumlah uang muka ditambah nilai nominal wesel. Sedangkan biaya bunga merupakan biaya pendanaan (financing cost) yang dicatat dengan mendebit rekening biaya bunga.

  4. Pembelian gabungan. Pembelian dalam satu paket (gabungan) sering disebut sebagai pembelian secara lumpsum. Harga paket didasarkan pada harga perolehan masing-masing aktiva tetap yang ditentukan dengan harga pasar.

  5. Membangun sendiri. Perusahaan terkadang membangun sendiri aset tetapnya. Misalkan perusahaan membangun sendiri kantornya, garasi ataupun gudangnya. Harga perolehan aset yang dibangun sendiri oleh perusahaan terdiri dari harga material atau bahan bangunan yang dipakai, upah tenaga kerja, dan biaya lain-lain meliputi listrik dan depresiasi aset tetap perusahaan yang digunakan untuk membangun.

  6. Sumbangan dari pihak lain. Aset tetap dapat diperoleh dari sumbangan, misalnya sumbangan dari pemerintah atau lembaga lain. Meski untuk memperoleh sumbangan tidak ada pengorbanan yang dikeluarkan, akuntansi tetap mencatatnya karena akuntansi merupakan alat pertanggungjawaban. Aset tetap dari sumbangan didebit dan akun lawannya adalah modal sumbangan. Nilainya adalah sebesar nilai wajar pada saat sumbangan itu diterima.

[PropertyTip]Aset tetap diklasifikasikan berdasarkan kesamaan dalam sifat atau fungsinya dalam aktivitas operasi entitas. Tanah, peralatan dan mesin, gedung dan bangunan, merupakan salah satu yang dimaksud dengan aset tetap.[/PropertyTip]

Penyusutan Aset Tetap Adalah

<em>Penyusutan aset adalah bentuk prinsip akuntansi yakni pengakuan biaya. Sumber:</em>
Penyusutan aset adalah bentuk prinsip akuntansi yakni pengakuan biaya. Sumber:

Mengapa perlu dilakukan penyusutan pada aset tetap? Penyusutan aset tetap adalah alokasi yang sistematis atas nilai suatu aset tetap yang dapat disusutkan selama masa manfaat aset yang bersangkutan. Diketahui, aset pemerintah yang tercatat dalam neraca (kecuali tanah dan konstruksi dalam pengerjaan), secara umum nilai dan fungsinya akan terus menurun sejalan dengan pemanfaatan aset tersebut. Agar nilai aset dapat disajikan sesuai dengan nilainya terkini maka dilakukan penyusutan aset.

Selain itu, penyusutan aset adalah bentuk prinsip akuntansi yakni pengakuan biaya (expense recognition), biaya harus diakui pada periode yang sama dengan pendapatan terkait. Karena pemanfaatan aset tetap lebih dari satu periode pelaporan, maka biaya perolehan aset secara bertahap harus dipindahkan ke laporan operasional/laba-rugi sejalan dengan manfaat yang diperoleh dari penggunaan aset setiap periodenya.

Rumus perhitungan metode penyusutan garis lurus adalah PENYUSUTAN = (Nilai Aset – Nilai Sisa Aset) / Masa Manfaat Aset

Metode penyusutan aset yang diakui dalam Standar Akuntansi Pemerintahan terbagi menjadi 3, yakni metode garis lurus (straight line method), metode saldo menurun ganda (double declining method), dan metode unit produksi (unit of production method). Dari ketiganya, metode penyusutan garis lurus merupakan metode penyusutan paling sederhana. Sebab beban penyusutan setiap periode dicatat dalam transaksi penyesuaian yang besarnya selalu sama.

Tonton video yang informatif berikut ini untuk mempelajari tips beli rumah lelang bank yang bisa Anda ikuti dengan mudah!

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah