Aset Tommy Soeharto yang Disita Satgas BLBI Tak Laku Dilelang

Merdeka.com - Merdeka.com - Pemerintah telah menyita aset milik Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto sebagai pengurus PT Timor Putra Nasional (TPN) senilai Rp2,425 triliun. Penyitaan terpaksa dilakukan karena pihak Tommy Soeharto terlilit utang dalam kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Namun, kejelasan aset tersebut dipertanyakan karena tak kunjung laku meski sudah berkali-kali dilelang oleh Satuan Tugas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI).

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Rionald Silaban mengatakan, pihaknya akan segera mengumumkan tindaklanjut atas aset milik putra Presiden ke-2 RI, Soeharto.

"Soal aset TPN tunggu saja sebentar lagi akan ada langkah terkait dengan aset tersebut," ujar Rionald dalam sesi briefing media, Jumat (16/9).

Rionald menyampaikan, aset Tommy Soeharto tersebut sebenarnya sudah melalui beberapa kali proses lelang. Namun masih belum ada ujungnya lantaran nilainya yang terlalu besar.

Sudah Dilelang Beberapa Kali

"Kita sudah mencoba beberapa kali lelang. Aset itu kan luas ya, dan nilainya juga besar. Kita juga memahami mungkin karena luas dan tinggi nilainya itu yang membuat peminatnya sangat terbatas," sebutnya.

Menurut dia, pemerintah telah menyusun langkah untuk kejelasan aset sitaan tersebut. Namun, dia belum mau membeberkan bagaimana prosesnya.

"Jadi kita sudah memikirkan langkah. Mungkin dalam bulan-bulan depan kalian akan tahu terhadap aset tersebut akan kita apakan," pungkas Rionald.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [idr]