Ashanty Mendadak Hentikan Biaya Sekolah Anak Angkatnya Tanpa Alasan Detail

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Masih ingat dengan anak angkat Ashanty yang bernama Putra? Bocah yang masih mengenyam pendidikan SD ini sempat disekolahkan istri Anang Hermansyah ke Pesantren Al Basyir, Bogor.

Namun mendadak Ashanty menghentikan biaya sekolah Putra seusai libur semester ganjil. Ini disampaikan Abdul Hamim Jauzie selaku pengacara dari LBH Keadilan.

"Putra dianggap sebagai anak angkat dalam tanda petik karena tidak ada legalitas. Jadi hanya sebatas berjanji akan dibiayai pendidikannya oleh Ashanty, beberapa kali diajak jalan-jalan," kata dia dalam konferensi pers via Zoom, Sabtu (6/2/2021) siang.

"Setelah libur semester, semua santri pulang. Setelah beberapa minggu libur kita sudah antar lagi ke sana, tapi ditolak pesantren katanya Putra sudah tidak menjadi tanggung jawab pihak Ashanty," Abdul menerangkan.

Uang Pangkal Dialihkan

Kebersamaan Putra dan Aulia, anak angkat Anang dan Ashanty. (Sumber: Instagram/@ashanty_ash)
Kebersamaan Putra dan Aulia, anak angkat Anang dan Ashanty. (Sumber: Instagram/@ashanty_ash)

Terkait Ashanty yang tak lagi bertangung jawab atas biaya pendidikan Putra, Abdul Hamim tak memepermasalahkan. Hanya, ia bingung karena uang pangkal yang sudah dibayarkan, ternyata dialihkan untuk siswa lain.

"Ini artinya Putra tidak bisa melanjutkan tanpa biaya sendiri. Kalau mau melanjutkan dianggap sebagai santri baru yang harus membayar uang pangkal. Ini jadi tanda tanya, kok bisa uang pangkal yang sudah dibayarkan untuk Putra dialihkan ke orang lain?" paparnya.

Tak Ada Alasan Terperinci

Kebersamaan Putra dan Aulia, anak angkat Anang dan Ashanty. (Sumber: YouTube/The Hermansyah A6)
Kebersamaan Putra dan Aulia, anak angkat Anang dan Ashanty. (Sumber: YouTube/The Hermansyah A6)

Saat ditanya terkait alasan tiba-tiba menghentikan biaya pendidikan untuk Putra, pihak Ashanty tidak memberikan penjelasan detail.

"Kesimpulan, kami berpendapat Ashanty tidak bersungguh-sungguh memesantrenkan Putra. Ketika ditanya hanya disampaikan bahwa 'Ini kebijakan kami', tanpa menyebut alasan apapun. Bagi saya ini hal serius. Putra ini orang lemah, tidak berdaya," ucap Abdul Hamim.

Ini Statusnya Apa?

Untuk itu, Abdul Hamim minta Ashanty memberi penjelasan karena persoalan ini dinilai sudah mengganggu pendidikan Putra. "Dia sedang bersekolah kemudian pindah ke pesantren tapi kemudian diputus begitu saja tanpa surat pindah," Abdul menyambung.

"Ini statusnya apa? Ini tidak hanya mengganggu psikologi Putra tapi juga mengancam pendidikan Putra ke depan. Kami tentu bisa membiayai Putra di sana, tapi tolong pihak Ashanty memberi jawaban, kenapa?" ia mengakhiri.