ASI Tingkatkan Imunitas Bayi Saat Pandemi COVID-19

Adinda Permatasari, Diza Liane Sahputri
·Bacaan 2 menit

VIVA – Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, air susu ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi dan energi yang penting bagi bayi pada usia 6-24 bulan. ASI memenuhi lebih dari setengah kebutuhan energi pada anak usia 6-12 bulan dan sepertiga dari kebutuhan energi pada anak usia 12-24
bulan.

Manfaat dari ASI sangat beragam mulai dari mencegah obesitas pada si kecil, menciptakan bonding pada ibu dan anak, semakin kuat tulang si kecil dan berperan dalam mencegah adanya malnutrisi. Selain itu, ASI pada bayi mampu meningkatkan daya tahan tubuhnya.

Baca juga: Langkah Aman Menyusui Bagi Ibu Positif COVID-19

Hal tersebut berperan besar dalam memperkuat imunitasnya di tengah pandemi COVID-19. Sebab, ASI memiliki kandungan anti infeksi yang berkhasiat untuk membentuk pertahanan tubuh secara alami.

"Dalam ASI ada kandungan anti infeksi. Dengan pemberian ASI, merupakan suatu kekebalan alami yang diturunkan lewat ibu, itu ada banget korelasinya (pemberian ASI di tengah pandemi)," ujar dokter spesialis anak Siloam Hospitals Kebon Jeruk, Dr. dr. Naomi Esthernita F. Dewanto, Sp.A(K), dalam acara Talkshow Virtual, Jumat 7 Agustus 2020.

Lebih lanjut, ASI juga dapat berperan dalam proses penyembuhan ketika anak terserang penyakit. Untuk itu, ASI yang membentuk tentara alami harus diberikan sejak bayi lahir dan tak dapat digantikan oleh asupan lainnya.

"Jadi ada tentara alami yang bisa didapatkan oleh bayi. Jangan sampai enggak dikasih apalagi di bawah enam bulan, harus ASI eksklusif," ujar Naomi yang juga pemimpin NICU Siloam Hospitals Kebon Jeruk.

Baca juga: COVID-19 Tak Menular dari ASI, Ibu Positif Corona Boleh Susui Bayi

Pemberian ASI Ekslusif artinya bayi hanya mengonsumsi ASI selama enam bulan pertama kehidupannya tanpa makanan pendamping lain. Setelah melewati usia enam bulan, maka si kecil bisa mulai diberikan makanan pendamping ASI hingga usia 2 tahun.

"ASI itu memang yang terbaik untuk bayi, di luar kondisi pandemi aja makanan nomer satu, gimana sedang pandemi yang butuh imunitas baik," kata dia.