Asia Multidana beri edukasi wirausaha bagi pelaku sepakbola

Perusahaan pembiayaan, PT Asia Multidana, dengan menggandeng Vivagoal Indonesia memberikan edukasi kepada publik sepakbola untuk lebih sadar dalam melakukan bisnis dan berwirausaha.

Direktur Utama PT Asia Multidana Kosmas Chandra dalam pernyataan di Jakarta, Kamis, mengatakan edukasi ini memberikan gambaran mengenai peluang bisnis di dunia sepakbola yang mempunyai basis massa yang besar.

Salah satu tujuan edukasi ini adalah untuk memberikan wawasan kepada atlet sepakbola agar mempunyai peluang bisnis yang memadai terutama ketika mulai pensiun sebagai atlet aktif.

"Dengan fakta itu, kami berharap bisa membuka wawasan, cara pandang dan pola pikir atlet atau insan sepakbola untuk bisa menjadi entrepreneur. Karena sepakbola dunia yang besar, dari hulu sampai ke hilir. Tapi tanpa mengurangi ke-profesionalan mereka," katanya.

Ia memastikan PT Asia Multidana memberikan dukungan juga dari sisi pembiayaan bagi masyarakat yang ingin memulai usaha sesuai dengan nilai-nilai perusahaan yang ingin memberikan layanan inovatif dan menularkan semangat wirausaha.

"Sebagai perusahaan pembiayaan, kami mau menjadi pionir atau ingin mengajak perusahaan-perusahaan pembiayaan untuk bisa melihat atau membantu seluruh masyarakat, terutama insan sepakbola. Siapa yang mau jadi entrepreneur, mungkin kita bisa support dari sisi pendanaan," katanya.

Dalam kesempatan ini, ikut hadir eks pemain timnas Indonesia Hamka Hamzah yang ikut memberikan inspirasi tentang peluang bisnis dari dunia sepakbola dengan membagikan kisah mengenai pendirian perusahaan sepatu bola miliknya.

"Kalau kita ingin membuka usaha, harus dijalankan. Jangan cuma ide, karena ide kan banyak. Entah itu kita untung atau rugi, yang penting kita sudah menjalankan. Kita sudah bisa melihat peluang dari usaha sendiri, saat sudah menjalankannya," katanya.

Hamka yang tampil gemilang di Piala AFF 2010 ini juga menegaskan sangat sulit bagi pemain sepakbola untuk hanya bergantung dari penghasilan utama, karena atlet mempunyai masa keemasan yang terbatas.

"(Untuk pemain) Kalau hanya mengandalkan pekerjaan utama kita, saya rasa akan sulit untuk menghidupi keluarga nanti. Jadi kalau memang punya modal berapapun, beranilah untuk usaha walaupun kecil-kecilan. Karena dari kecil bisa menjadi bukit," katanya.

Saat ini, banyak potensi bisnis yang lahir dari sepakbola antara lain jual beli jersey klub atau tim nasional (kaus tim sepakbola), sepatu bola, maupun sewa lapangan futsal seiring dengan popularitas olahraga ini yang tidak pernah redup.

Menurut perwakilan dari Jersey Forum, Angga Wirastomo, jersey klub bisa menjadi investasi yang menguntungkan, terutama bila kaus pemain tersebut mempunyai kisah atau sejarah tersendiri.

"Berdasarkan pengalaman, contoh jersey yang ketika membeli murah tapi saat dijual menjadi lebih tinggi, yang mempunyai nilai sejarah. Contoh adalah Manchester United ketika menjuarai Liga Champions tahun 1999," katanya.

Baca juga: Kominfo latih 60 ribu wirausaha digital tahun ini
Baca juga: Lima bentuk dukungan Kementerian BUMN capai satu juta wirausaha baru
Baca juga: Pemerintah targetkan sejuta wirausaha baru untuk siapkan RI jadi maju

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel