Askrindo jamin asuransi aset-pengangkutan vaksin COVID-19 Bio Farma

·Bacaan 2 menit

PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) menjalin kerja sama dengan PT Bio Farma (Persero) untuk menjamin aset atau gudang stok penyimpanan dan asuransi pengangkutan barang (marine cargo) untuk vaksin COVID-19.

Pimpinan Cabang Askrindo Bandung Mohammad Wafdy dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, mengatakan kerja sama tersebut telah dilakukan saat vaksin COVID-19 mulai masuk ke PT Bio Farma pada tahun 2020 hingga sekarang.

"Aset milik Bio Farma yang dijamin Askrindo antara lain yaitu gudang stok penyimpanan vaksin COVID-19, serta Askrindo juga meng-cover (menjamin) pengangkutan vaksin COVID-19 ke Bio Farma dari kedatangan Soekarno-Hatta," jelasnya.

Baca juga: Askrindo berikan asuransi kecelakaan gratis kepada UMKM binaan

Wafdy menambahkan, nilai pertanggungan atas asuransi aset dengan produk Property All Risk (PAR) dan Polis Standar Asuransi Gempa Bumi Indonesia (PSAGBI) tersebut mencapai Rp1,7 triliun.

Selain itu, nilai pertanggungan untuk asuransi pengangkutan barang (marine cargo) sekitar Rp1,3 triliun.

"Kami mengharapkan semua pihak jangan melihat ini dari sisi bisnis yang menguntungkan semata, karena ini juga termasuk menjalankan misi kemanusiaan. Dan penjaminan pengiriman vaksin COVID-19 ini merupakan misi kemanusiaan yang membutuhkan sinergi seluruh pihak," ujarnya.

Baca juga: Askrindo raih penghargaan TJSL & CSR Award 2021

Wafdy melanjutkan, Askrindo Cabang Bandung telah bekerjasama dengan PT Bio Farma sejak tahun 2016 dengan beberapa produk antara lain marine cargo, Property (PAR + PSAGBI) dan Moveable All Risk.

"Ke depan, rencana kami akan mengembangkan sinergi asuransi dengan PT Bio Farma dalam produk PAR + PSAGBI dengan lokasi klaster yang berbeda. Karena pada saat ini, kami meng-cover untuk asuransi property pada klaster B komplek gedung Bio Farma di Pasteur, Bandung," tutup Wafdy.

Sinergi BUMN antara Askrindo sebagai anggota Holding Perasuransian dan Penjaminan, Indonesia Financial Group (IFG) dan Bio Farma sebagai induk holding BUMN farmasi diharapkan bisa mendukung program vaksinasi yang ditargetkan mampu mencapai 70 persen dari total populasi pada akhir Desember 2021.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel