Askrindo Sebar Asuransi Kecelakaan ke UMKM dengan Pertanggungan Rp 12,5 Miliar

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo memberikan asuransi kecelakaan diri secara gratis kepada beberapa kelompok binaan usaha mikro kecil menengah (UMKM). Langkah pemberikan asuransi kecelakaan gratis ini sebagai bagian dari kegiatan literasi asuransi dan Inklusi Keuangan 2021.

Tak hanya memberikan asuransi kecelakaan diri, Askrindo yang merupakan anak usaha dari Indonesia Financial Group (IFG) ini juga memberikan pembinaan dan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa sarana produksi sesuai dengan kebutuhan ketiga kelompok UMKM.

Pembinaan diberikan kepada Kelompok Usaha Pengrajin Sepatu kota Tasikmalaya, Kelompok UMKM Binaan pemerintah kabupaten Tegal dan Kelompok UMKM Seafood Olahan kota Tarakan.

"Kami sangat berharap dengan pemberian asuransi kecelakaan diri secara gratis ini, akan mendorong masyarakat untuk memahami pentingnya memiliki asuransi demi meminimalkan risiko kerugian ke depan yang tidak bisa kita perkirakan apa dan kapan hal tersebut terjadi,’’ papar Direktur Utama Askrindo Priyastomo," dalam keterangan tertulis, Minggu (31/10/2021).

"Dengan memiliki asuransi, masyarakat akan semakin terdorong untuk mencari tahu manfaat asuransi dan keuntungan yang bisa mereka nikmati," tambah dia.

Untuk diketahui, nilai pertanggungan dari asuransi kecelakaan yang diberikan kepada UMKM binaan tersebut mencapai Rp 12,2 miiar.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Penetrasi Asuransi

Literasi asurnasi yang dijalankan oleh PT Asuransi Kredit Indonesia atau yang lebih dikenal sebagai Askrindo. (Dok Askrindo)
Literasi asurnasi yang dijalankan oleh PT Asuransi Kredit Indonesia atau yang lebih dikenal sebagai Askrindo. (Dok Askrindo)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan, penetrasi asuransi di Indonesia sebesar 3,1 persen pada akhir semester I 2021, naik dibanding pencapaian akhir 2020, yang tercatat sebesar 2,9 persen.

Masih rendahnya penetrasi asuransi di Indonesia, mendorong OJK bersama industri asuransi untuk semakin gencar melakukan literasi asuransi kepada seluruh lapisan masyarakat termasuk kepada mahasiswa.

Demi mendorong literasi asuransi kepada mahasiswa, Askrindo juga memberi kesempatan magang kepada mahasiswa dan siswa di kantor pusat Askrindo.

Asuransi kecelakaan diri yang dibagikan Askrindo kepada sekitar 125 orang peserta literasi asuransi, dilakukan melalui aplikasi Digiask, dengan mengisi sendiri form asuransi secara digital.

Sesuai dengan perkembangan industri 4.0, Askrindo juga semakin gencar membenahi berbagai produk dan layanan, yang tidak lagi hanya mengandalkan penjualan dan layanan secara konvensional, namun sudah mengembangkan berbagai produk dan layanan secara digital.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel